Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Hadirkan Rephaim, Eksorsis Rendra dan Thomas Kembali Bertugas
Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Film horor Kuasa Gelap: Perjanjian Darah resmi menyapa penonton Indonesia mulai 8 Oktober 2026. Sekuel dari kesuksesan film pertamanya ini kembali mempertemukan duo romo eksorsis, Romo Rendra yang diperankan Lukman Sardi dan Romo Thomas oleh Jerome Kurnia. Mereka melanjutkan misi spiritual mereka dengan izin resmi dari Vatikan di Indonesia, menghadapi ancaman entitas kuno bernama Rephaim yang terikat dalam perjanjian darah.
Narasi berpusat pada kasus Daniel (Venly Arauna), putra seorang pengusaha kapal ternama di desa pesisir Jawa Timur. Awalnya, gejala yang dialami Daniel dianggap sekadar gangguan mental biasa. Namun, kondisi memburuk drastis ketika muncul luka stigmata misterius di tubuhnya. Penelusuran lebih jauh mengungkap bahwa penderitaan Daniel bukan hal sepele; ia dirasuki iblis Rephaim akibat praktik pesugihan masa lalu keluarganya.
Tantangan terbesar justru datang dari sisi psikologis para pemeran utama. Rendra sempat dilanda keraguan mendalam karena lokasi kejadian membangkitkan trauma masa lalunya sendiri. Iblis tersebut tidak hanya menyerang fisik, tetapi juga secara sengaja membuka luka batin Rendra untuk mempermainkan iman kedua imam itu. Setiap upaya pengusiran berubah menjadi medan perang mental yang melelahkan bagi keduanya.
Situasi semakin genting saat serangan supranatural memicu histeria massal di kalangan warga desa yang telah dikuasai kegelapan. Jika proses eksorsis gagal, konsekuensinya fatal: jiwa Daniel binasa dan seluruh penduduk desa jatuh ke dalam jurang kematian. Pertarungan ini menuntut keteguhan hati luar biasa, mengingat musuh kali ini mampu memanipulasi emosi dan ketakutan terdalam manusia.
Dari sisi produksi, film ini mengalami pergantian sutradara signifikan. Setelah Bobby Prasetyo menangani film pertama, kursi penyutradaraan kini ditempati Rizal Mantovani. Naskahnya tetap digarap Andri Cahyadi bersama Robert Ronny, dengan proses syuting rampung pada Maret-April 2026. Deretan pemain pendukung turut memperkuat drama ini, termasuk Keysha Angelica, Sisca Saras, Lydia Kandou, Kiki Narendra, Ferry Salim, dan Feby Febiola.
Analisis Redaksi
Pergantian sutradara dari Bobby Prasetyo ke Rizal Mantovani menandai strategi berbeda dalam mengeksekusi visi horor. Jika film pertama sukses menarik 1,4 juta penonton dan menduduki puncak Netflix Indonesia serta dijual di 53 negara, sekuel ini diharapkan membawa nuansa visual atau ritme cerita yang segar namun tetap setia pada akar kisah nyata. Keberhasilan komersial sebelumnya memberikan kepercayaan diri besar bagi distributor untuk memasarkan film ini sebagai tontonan wajib bagi penggemar genre supernatural lokal.
Elemen 'perjanjian darah' dan entitas 'Rephaim' menambah lapisan mitologi yang lebih kompleks dibandingkan eksorsisme standar. Ini menunjukkan kedalaman riset tim kreatif dalam menggali folklore atau konsep teologis tertentu. Bagi publik, kehadiran konflik internal Rendra menawarkan dimensi humanis yang jarang ditemukan dalam film horor murni, menjadikan pertarungan iman sebagai inti cerita, bukan sekadar efek jumpscare semata.
BERITA TERKAIT (Selebriti)

The Remarried Empress Tayang Lebih Awal, Rilis 4 Episode Sekaligus di Disney+

The Remarried Empress Tayang Percepat 3 November, 4 Episode Pertama Dilepas Serentak di Disney+

My Chemical Romance Prioritaskan Riset Studio, Konser 2027 Ditinggalkan demi Album Baru
