The Bricklayer Tayang di Trans TV: Aaron Eckhart Lacak Pembunuh Jurnalis dan Mantan Temannya

Selebriti
Ayu LestariAyu Lestari
Sumber: CNN Selebriti
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

The Bricklayer Tayang di Trans TV: Aaron Eckhart Lacak Pembunuh Jurnalis dan Mantan Temannya
BAGIKAN:

Saluran Trans TV akan menayangkan film The Bricklayer pada malam ini, Rabu 7 Oktober 2026, pukul 20.00 WIB. Film yang rilis tahun 2023 ini dibintangi Aaron Eckhart, Nina Dobrev, dan Tim Blake Nelson. Alur ceritanya berpusat pada Steve Vail, seorang mantan agen lapangan CIA yang kini bekerja sebagai tukang batu, ketika tiba-tiba direkrut kembali untuk memburu pembunuh tiga jurnalis internasional.

Tiga jurnalis tersebut tewas dalam kurun waktu satu bulan. Salah satunya adalah Greta Becker, seorang kritikus vokal terhadap aktivitas intelijen Amerika Serikat di seluruh dunia, di mana CIA dituduh sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kematian mereka. Kate Bannon, agen junior CIA yang ditugaskan menangani kasus ini, bersama Direktur CIA O'Malley, memberi tahu Steve bahwa pelaku adalah Victor Radek, mantan agen dan teman dekat Steve yang sebelumnya dikira sudah tewas.

Mereka menduga Radek ingin membalas dendam karena CIA membiarkannya mati setelah sebuah misi gagal yang menelan nyawa keluarganya. Vail awalnya menolak tugas itu dengan alasan Kate kurang berpengalaman. Pertikaian memanas ketika Steve diserang oleh anak buah Radek suatu malam, namun ia berhasil membunuh mereka. Setelah itu, Steve pergi ke Yunani bersama Kate untuk mengejar jejak lebih dalam.

Di Yunani, Steve meninggalkan Kate di hotel di Thessaloniki untuk menemui mantan kekasih sekaligus agen penyamar, Tye Delson. Tye memberi tahu bahwa Denis "Sten" Stefanopoulos, mantan informan yang kini menjadi gangster, mungkin memiliki informasi mengenai Radek. Di sebuah pesta kolam renang, Steve menghadapi Sten dan berkelahi dengan para pengawalnya sebelum Kate datang membantunya melarikan diri. Sebenarnya, Kate melacak keberadaan Steve melalui alat pelacak yang ia pasang, tetapi Steve diam-diam telah memindahkan alat itu ke tubuh Sten agar pria tersebut bisa menuntun mereka kepada Radek.

Steve mengungkapkan masa lalu Radek yang pernah menyusup ke jaringan mafia Rusia dan Yunani dengan janji perlindungan bagi keluarganya. Namun, penyamaran Radek terbongkar dan pihak mafia membunuh keluarganya, sehingga Radek membelot dan menghabisi anggota mafia tersebut. Saat melacak kediaman Sten, Steve menemukan dokumen tersembunyi di dalam dinding bata, sementara Kate menemukan ponsel milik Becker. Setelah tayangan Bioskop Trans TV ini, stasiun tersebut juga akan menayangkan film Beyond the Law pukul 22.00 WIB.

Analisis Redaksi

Plot The Bricklayer menawarkan lapisan ketegangan psikologis yang jarang ditemukan dalam film aksi komersial. Konflik batin Steve Vail tidak sekadar soal mengejar pembunuh, melainkan soal menghadapi hantu masa lalunya. Terlepas dari label 'film sinetron' atau serial televisi yang sering melekat pada tayangan malam, kualitas narasi Victor Radek yang terdampak oleh kegagalan misi CIA memberikan kedalaman dramatis. Radek bukan sekadar antagonis, melainkan hasil langsung dari keputusasaan institusi intelijen yang mengorbankan manusianya.

Aspek teknis seperti penggunaan alat pelacak yang dipindahkan secara diam-diam ke tubuh Sten menunjukkan kecerdikan siasat Steve yang menjauhkan karakternya dari stereotip agen super. Bagi penonton Indonesia yang terbiasa dengan alur laga cepat, film ini justru mengajak untuk memperlambat tempo dan membaca detail interaksi antar-karakter. Ini relevan bagi penonton yang mencari substansi di balik kemasan aksi standar.

Pilihan Trans TV untuk menyiarkan film ini menjelang tengah malam, diikuti Beyond the Law, menunjukkan strategi kurasi konten yang menargetkan segmen penonton dewasa yang setia. Tidak ada elemen fiksi baru yang perlu dikhawatirkan, tetapi pemahaman konteks diplomatik di balik kejahatan Radek menambah bobot tayangan. Penonton disarankan untuk menikmati transisi dari drama pribadi Steve ke konsekuensi geopolitik yang tersirat dalam dialog-dialognya.

Meow! Tanya Nesi!
😸