James Gunn Mulai Naskah Baru Saat Pasca-Produksi Superman: Man of Tomorrow Berjalan

Selebriti
Ayu LestariAyu Lestari
Sumber: CNN Selebriti
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

James Gunn Mulai Naskah Baru Saat Pasca-Produksi Superman: Man of Tomorrow Berjalan
BAGIKAN:

James Gunn resmi memulai penulisan naskah untuk proyek film barunya, langkah strategis yang diambil saat proses pascaproduksi sekuel Superman: Man of Tomorrow sedang berlangsung. Sutradara sekaligus pimpinan DC Studios tersebut mengonfirmasi langkah ini secara langsung melalui platform media sosial Threads. Ia merespons pertanyaan seorang penggemar mengenai kesiapan dirinya dalam menggarap materi baru di tengah jadwal padat produksi studio.

"Sudah mulai dikerjakan. Saya harus melakukan sesuatu sambil menunggu hasil assembly cut!" tulis Gunn dalam unggahannya. Pernyataan ini sekaligus mengisyaratkan bahwa tahapan teknis penyuntingan film sekuel tersebut telah mencapai titik tertentu. Gunn membeberkan bahwa proses penyuntingan awal atau assembly cut untuk Superman: Man of Tomorrow telah rampung diselesaikan.

Pengerjaan tahap penataan klip dasar ini berhasil didorong setelah proses pengambilan gambar atau syuting film pahlawan super tersebut resmi berakhir pada Agustus lalu. Saat ini, para sineas sedang fokus merapikan materi visual sebelum memasuki tahap penyuntingan final. Film ini dijadwalkan akan tayang di bioskop pada 9 Juli 2027, memberikan jendela waktu bagi Gunn untuk mengembangkan ide-ide segar naskah barunya tanpa mengganggu alur produksi saat ini.

Superman: Man of Tomorrow sendiri merupakan sekuel dari film Superman versi 2025. Dalam babak baru ini, David Corenswet kembali memerankan karakter sang Manusia Baja. Jalan cerita kali ini memaksa Superman terdesak untuk bekerja sama dengan musuh bebuyutannya, Lex Luthor yang diperankan Nicholas Hoult, guna menghadapi ancaman bahaya yang jauh lebih besar dari entitas supercerdas, Brainiac, peran yang dibawakan Lars Eidinger.

Sederet jajaran pemeran lama dipastikan kembali mengisi peran masing-masing untuk menjaga kontinuitas cerita. Rachel Brosnahan kembali sebagai Lois Lane, Skyler Gisondo sebagai Jimmy Olsen, dan Sara Sampaio sebagai Eve Teschmacher. Isabela Merced hadir lagi sebagai Hawkgirl, Nathan Fillion sebagai Guy Gardner, serta Edi Gathegi sebagai Mister Terrific. Milly Alcock, yang sempat muncul sebagai kameo sepupu Superman Kara Zor-El, juga kembali hadir setelah memimpin proyek utama DC musim panas ini, Supergirl. Film ini juga bakal memperkenalkan Aaron Pierre sebagai John Stewart di layar lebar setelah debutnya dalam serial HBO Max Lanterns.

Sejak 2022, Gunn tidak hanya duduk di kursi sutradara dan penulis naskah untuk waralaba Superman, tetapi juga mengemban tanggung jawab menahkodai DC Studios bersama Peter Safran. Dalam wawancaranya bersama Variety pada Januari lalu, Gunn sempat memuji kontribusi Safran dalam menjaga arah perusahaan tetap stabil. "Peter adalah yang terbaik. Dia menangani semua hal yang tidak bisa saya lakukan dengan baik... menghubungkan kami dengan Jim Lee serta divisi komik, dan menyatukan departemen-departemen yang dulunya bekerja secara terpisah," ungkap Gunn. Ia menambahkan bahwa rasa cinta yang tulus terhadap karakter-karakter DC menjadi landasan utama kerja sama mereka yang dijalankan dengan sangat serius.

Analisis Redaksi

Kebijakan James Gunn untuk mulai menulis naskah baru saat pascaproduksi Superman: Man of Tomorrow berjalan menunjukkan pengelolaan beban kerja yang ketat dan efisien. Strategi ini mengindikasikan bahwa DC Studios sedang berakselerasi dalam pengembangan pipeline konten mereka, tidak hanya fokus pada satu film besar, tetapi sudah menyiapkan proyek selanjutnya secara paralel. Hal ini mengurangi risiko jeda panjang antar produksi dan menjaga momentum waralaba.

Peran ganda Gunn sebagai sutradara kreatif dan pemimpin studio bersama Peter Safran menciptakan dinamika unik di mana visi artistik dan operasional manajerial harus selaras. Pujian Gunn terhadap Safran terkait penyatuan divisi komik dan film menjadi sinyal positif bahwa fragmentasi internal yang pernah terjadi di DC kini sedang diperbaiki secara struktural. Kolaborasi ini diharapkan bisa menghasilkan ekosistem produksi yang lebih sehat dan terintegrasi.

Penambahan karakter baru seperti John Stewart (Aaron Pierre) sekaligus kembalinya wajah-wajah lama menunjukkan strategi DC untuk memperluas semesta melalui crossover yang matang. Dengan Brainiac sebagai antagonis utama yang menantang, film ini berpotensi menjadi fondasi kuat bagi lini cerita mendatang. Publik dapat mengantisipasi bahwa proyek naskah baru Gunn kemungkinan besar akan terkait erat dengan entitas atau karakter yang diperkenalkan di sekuel ini, memperkuat jaringan naratif DC Films.

Meow! Tanya Nesi!
😸