Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Taron Egerton Kembali dalam Robin Hood (2018) di Trans TV Minggu Ini

SelebritiNadia PutriNadia PutriSumber: CNN Selebriti
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Taron Egerton Kembali dalam Robin Hood (2018) di Trans TV Minggu Ini
BAGIKAN:

Bioskop Trans TV menayangkan film Robin Hood versi 2018 pada pukul 20.15 WIB, Minggu 4 Oktober 2026. Sesi pemutaran ini menjadi fokus utama penonton serial dan film yang mencari hiburan berkualitas di akhir pekan. Film ini dibintangi oleh Taron Egerton yang berperan sebagai Robin of Loxley, ditemani Jamie Foxx sebagai John, serta Eve Hewson sebagai Marian.

Cerita bermula dari kehidupan nyenyak Robin of Loxley (Taron Egerton), seorang ahli memanah yang menikmati hidup sempurna di Nottingham, Inggris, bersama kekasihnya, Marian (Eve Hewson). Keseimbangan itu pecah ketika Sheriff of Nottingham, Ben Mendelsohn, yang dikenal korup, merekrutnya untuk mengikuti Perang Salib Ketiga melawan kaum Saracen. Keputusannya mengikuti perekrutan itu menandai titik balik dari kehidupan tenang yang ia kenal sebelumnya.

Pengalaman empat tahun jauh dari tanah air mengubah karakter Robin secara drastis. Ia merasa kecewa melihat kebrutalan komandannya, Guy of Gisbourne (Paul Anderson), yang bahkan tega mengeksekusi tahanan tak bersenjata yang sudah memohon dibebaskan. Ketika Robin berusaha menghentikan aksi tersebut, akibatnya ia dituduh melakukan pengkhianatan dan dikirim kembali ke Inggris dengan keadaan penuh luka batin dan ketidakpercayaan terhadap otoritas.

Setibanya di Nottingham, kenyataan yang menanti lebih pahit daripada dugaannya. Hartanya telah direnggut oleh Sheriff of Nottingham, yang bahkan mengumumkan kematian Robin kepada publik. Kekayaan itu digunakan untuk mendanai perang atas perintah Kardinal yang korup. Dari situlah Robin mulai menyelidiki praktik korup Sheriff tersebut, yang memaksanya melihat realitas baru: rakyat jelata yang berencana bangkit melawan pemerintah yang menindas dan mengeksploitasi mereka.

Gerakan pemberontakan ini ternyata juga melibatkan Marian, yang kini menjalin hubungan dengan pemimpin gerakan bernama Will Tillman (Jamie Dornan). Upaya Robin mendekati kekasihnya terhalang oleh Yahya (Jamie Foxx), atau John, yang justru menawarkan kerja sama untuk mengakhiri perang. Mereka mencuri uang yang diambil Sheriff menggunakan keahlian Robin dalam memanah dan peperangan, lalu menyerahkan harta tersebut kembali ke penduduk kota, sehingga mereka mulai dipanggil dengan sebutan "The Hood". Namun, rencana membebaskan diri dari malapetaka semakin sulit ketika Sheriff mengerahkan pasukan untuk menangkap para pemberontak, hingga Robin tertangkap dan dibawa ke kastil untuk dieksekusi.

Film Robin Hood ini disutradarai oleh Otto Bathurst, yang sebelumnya menggarap beberapa serial, seperti Urban Gothic (2008), Teachers (2003), dan Criminal Justice (2008). Setelah penayangan film ini, Bioskop Trans TV akan melanjutkan dengan tayangan Acts of Violence pukul 22.15 WIB pada malam yang sama. Penonton dapat menyaksikan langsung kelanjutan kisah penyelamatan Robin dari eksekusi yang direncanakan oleh John dan para pemberontak lainnya.

Analisis Redaksi

Pemilihan film Robin Hood (2018) di slot prime-time Trans TV menunjukkan strategi pemrograman yang menargetkan penonton yang mencari aksi dengan nuansa sejarah yang dimodernisasi. Kehadiran aktor populer seperti Taron Egerton dan Jamie Foxx, yang juga dikenal di Hollywood lewat peran besar lainnya, menjadi magnet kuat untuk menarik audiens di segmen 20 hingga 40 tahun yang mengincar visual sinematik tanpa keluar dari rumah.

Secara naratif, film ini menawarkan kritik sosial yang relevan, yaitu kesenjangan antara penguasa korup dan rakyat tertindas. Tema pemberontakan terhadap sistem yang menindas ini mudah dicerna oleh masyarakat Indonesia yang memiliki kepekaan tinggi terhadap isu keadilan sosial. Ini membuat film tidak hanya sekadar tontonan ringan, tetapi juga memiliki lapisan makna yang dapat memicu diskusi di media sosial antara sesama penonton.

Langkah strategis Trans TV dengan menyetelkan Acts of Violence langsung setelahnya menunjukkan upaya mempertahankan engagement penonton sampai larut malam. Alur cerita Robin Hood yang berakhir dengan ketegangan tinggi membuat penonton cenderung tidak ingin mematikan TV, sehingga transisi ke film kedua menjadi mulus dan meminimalkan churn rate di jam-jam krusial penayangan malam.

Meow! Tanya Nesi!
😸