Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Street Fighter Hadirkan Aktivitas Smash the Car di Indonesia Comic Con 2026 Menjelang Rilis Film

SelebritiNadia PutriNadia PutriSumber: KapanLagi
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Street Fighter Hadirkan Aktivitas Smash the Car di Indonesia Comic Con 2026 Menjelang Rilis Film
BAGIKAN:

Sekilas pandang, aktivitas memukul mobil dalam tempo satu menit mungkin terdengar absurd. Namun, di booth Street Fighter Indonesia Comic Con (ICC) 2026, gerakan fisik ini menjadi cara pengunjung merasakan langsung elemen game legendaris tersebut. Pengunjung ICC yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada 3โ€“4 Oktober 2026, diajak merasakan tantangan interaktif "Smash the Car" yang terinspirasi dari bonus stage dalam Street Fighter II. Aktivitas ini bukan sekadar hiasan, melainkan bagian dari rangkaian promosi menjelang perilisan film Street Fighter di bioskop.

Mekanisme tantangan ini cukup ketat. Peserta diberi waktu 60 detik untuk memukul sebuah mobil yang telah disediakan. Demi keamanan, seluruh peserta wajib menggunakan sarung tinju bergaya MMA atau sarung tangan khusus serta safety goggles untuk melindungi mata sebelum memulai tantangan. Perlengkapan standar ini menegaskan bahwa meskipun konsepnya bermain-main, aspek keselamatan tetap dikedepankan sebagai prioritas utama dalam interaksi fisik di acara berskala nasional ini.

Di sisi lain dari aktivitas fisik, booth ini juga menyediakan mesin dingdong untuk memainkan Street Fighter II. Mesin yang terletak di bagian belakang booth ini menghadirkan format permainan satu lawan satu yang menyerupai nuansa arcade klasik. Sistem bermainnya unik: pemain yang menang berhak tetap berada di mesin untuk menghadapi lawan baru, sementara yang kalah harus mengalah dan memberikan giliran kepada pengunjung lain. Dinamika ini menciptakan antrean yang hidup dan mempertahankan atmosfer kompetisi era konsol awal 90-an.

Julius Daniel Suhakri, Head of Marketing Paramount Pictures Indonesia, menjelaskan di balik pemilihan aktivitas ini. "Melalui Smash the Car, kami ingin membawa salah satu pengalaman yang sangat identik dengan game ini ke dunia nyata," ujarnya dalam rilis pers. Menurutnya, aktivitas ini dirancang untuk memadukan elemen nostalgia dengan pengalaman interaktif yang segar, sekaligus menjadi pemanasan bagi para penggemar untuk menyambut film Street Fighter yang dijadwalkan tayang pada 14 Oktober 2026.

Film tersebut disutradarai oleh Kitao Sakurai dan diproduksi oleh Legendary Pictures bersama Capcom. Kehadiran booth di ICC 2026 menjadi jembatan antara warisan budaya populer arcade dan sinema. Dengan membawa karakter ikonik dan elemen khas franchise ke layar lebar, Paramount dan Capcom berharap publik tidak hanya menonton, tetapi juga merasakan intensitas pertarungan Street Fighter secara fisik dan digital sebelum film resmi dirilis.

Analisis Redaksi

Langkah pemasaran yang membawa elemen mekanik game ke dunia fisik ini menunjukkan pemahaman mendalam terhadap demografi penonton Comic Con. Pengunjung tidak lagi sekadar konsumen pasif, melainkan partisipan aktif yang mencari pengalaman imersif. Dengan mereplikasi "bonus stage" yang ikonik, penyelenggara berhasil menciptakan momen viralitas organik yang kuat, di mana tindakan fisik memukul mobil menjadi konten media sosial yang menarik secara visual.

Dari sisi strategi rilis film, penghubungan aktivitas fisik dengan jadwal tayang bioskop 14 Oktober 2026 adalah taktik yang cerdas untuk menjaga momentum. Nostalgia menjadi penghubung emosional yang kuat antara penggemar lama dan penonton baru. Namun, penyelenggara harus memastikan bahwa protokol keselamatan ketat benar-benar berjalan, mengingat ada risiko cedera pada aktivitas memukul benda keras. Keselamatan bukan hanya masalah hukum, tetapi juga reputasi merek yang sedang dibangun.

Kemungkinan besar, respons publik terhadap aktivitas ini akan menjadi indikator keberhasilan pra-rilis film Street Fighter di Indonesia. Jika antusiasme tinggi, hal itu mengindikasikan basis penggemar yang solid yang siap dibawa ke bioskop. Tantangan berikutnya adalah apakah sinema yang dihasilkan oleh Kitao Sakurai mampu mempertahankan energi chaotic dan fun dari game aslinya, ataukah hanya sekadar adaptasi yang datar.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ