Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Sinematografer Peraih Palme d'Or Tudor Panduru Ajak Sineas Indonesia Ikuti Master Class JWC 2026

SelebritiNadia PutriNadia PutriSumber: CNN Selebriti
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Sinematografer Peraih Palme d'Or Tudor Panduru Ajak Sineas Indonesia Ikuti Master Class JWC 2026
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Tudor Vladimir Panduru, sinematografer film Fjord peraih Palme d'Or Cannes 2026, dipastikan hadir di Jakarta pada 1 November 2026 untuk mengisi program Master Class dalam gelaran Jakarta World Cinema (JWC).
  • Kehadirannya menjadi sorotan utama festival yang kembali hadir secara hybrid ini.
  • Panduru akan berbagi langsung pengalaman teknis dan filosofinya dalam pembuatan film kepada para sineas Indonesia.

Tudor Vladimir Panduru, sinematografer film Fjord peraih Palme d'Or Cannes 2026, dipastikan hadir di Jakarta pada 1 November 2026 untuk mengisi program Master Class dalam gelaran Jakarta World Cinema (JWC). Kehadirannya menjadi sorotan utama festival yang kembali hadir secara hybrid ini. Panduru akan berbagi langsung pengalaman teknis dan filosofinya dalam pembuatan film kepada para sineas Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan Panduru dalam sebuah video yang diputar saat konferensi pers di Jakarta Pusat, Kamis (1/10). "Saya sangat antusias mengumumkan bahwa saya akan hadir di Jakarta World Cinema sebagai bagian dari program Master Class," ujar Panduru. Ia berharap bisa bertemu langsung dengan para penonton yang hadir di pemutaran bioskop pada periode akhir Oktober hingga awal November tersebut.

Director of Public Affairs JWC, Razka Robby Ertanto, menekankan bahwa ini adalah kelima kalinya JWC diadakan, dengan kekhasan tahun ini berupa Master Class secara offline. "Kami menghadirkannya pada 1 November, yaitu masterclass dibawakan oleh Tudor Panduru, sinematografer yang karyanya sangat sedang dibicarakan," kata Ertanto. Hingga saat ini, detail mengenai biaya pendaftaran dan hak akses bagi peserta belum diumumkan secara publik.

JWC 2026 akan menayangkan total 207 film dari 69 negara. Pemutaran langsung di jaringan CGV Indonesia dijadwalkan berlangsung dari 31 Oktober hingga 7 November 2026. Sementara itu, pemutaran daring melalui Artikel TerkaitBTS Resmi Layangkan Konser 'Arirang' Jakarta ke 2.800 Bioskop Dunia

Lini program tahun ini cukup variatif, mencakup Program Icon yang menampilkan film dari sutradara kawakan seperti Ryusuke Hamaguchi (All of a Sudden) dan Asghar Farhadi (Parallel Tales). Ada pula Program Discovery untuk sineas generasi baru, serta program seperti Luminary Lens dan Real To Reel. Bagi calon peserta yang ingin mengikuti sesi bersama Panduru, Ertanto mengimbau mereka untuk terus memantau informasi resmi melalui media sosial JWC guna mengetahui kelanjutan detail registrasi dan syarat partisipasi.

Analisis Redaksi

Pilihan menghadirkan sinematografer pemenang penghargaan tertinggi dunia secara langsung ke Jakarta merupakan sinyal strategis. Ini menunjukkan JWC tidak lagi sekadar event penayangan film, melainkan bertransformasi menjadi pusat edukasi perfilman tingkat tinggi di Asia Tenggara. Namun, transparansi informasi mengenai biaya dan benefit masih menjadi pertanyaan besar yang harus dijawab cepat oleh panitia, mengingat audiens industri perfilman biasanya sangat sensitif terhadap nilai investasi pendidikannya.

Dampak selanjutnya adalah potensi peningkatan kualitas teknis sineas lokal. Akses langsung ke pembawa karya yang sedang 'dibicarakan' secara global memberikan referensi nyata, bukan sekadar teori. Bagi publik umum, kehadiran Fjord sebagai film pembuka diharapkan bisa menjadi pintu masuk apresiasi sinema kontemporer yang lebih kritis. JWC 2026 membuktikan relevansinya dengan menyeimbangkan antara festival massal dan pendidikan spesifik.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ