Rabu, 4 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Josue Bingung Indonesia Unggul 9-2, Malaysia Gagal ke Final ASEAN Cup 2026

OlahragaMaya SariMaya SariSumber: CNN Olahraga
Maya Sari
Maya Sari
Wartawan Olahraga

Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Josue Bingung Indonesia Unggul 9-2, Malaysia Gagal ke Final ASEAN Cup 2026
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Gelandang Malaysia, Paulo Josue, mengakui keheranannya melihat Timnas Indonesia menang dramatis 9-2 atas Bangladesh di detik-detik akhir laga.
  • Skor telak tersebut terjadi pada pertandingan terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Kamis (1/10).
  • Kemenangan ini membuat Indonesia lolos ke babak final, sementara Malaysia harus puas menjadi runner-up grup.

Gelandang Malaysia, Paulo Josue, mengakui keheranannya melihat Timnas Indonesia menang dramatis 9-2 atas Bangladesh di detik-detik akhir laga. Skor telak tersebut terjadi pada pertandingan terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Kamis (1/10). Kemenangan ini membuat Indonesia lolos ke babak final, sementara Malaysia harus puas menjadi runner-up grup.

Kenyataan pahit itu terjadi setelah Timnas Indonesia menyamai poin atau mengalahkan Malaysia dalam persaingan juara Grup A. Syarat ketat berlaku: kedua tim harus menang dengan skor telak. Saat Malaysia telah memastikan kemenangan 6-0 atas Singapura di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Indonesia masih tertinggal 7-2 dari Bangladesh di GBK.

Momen krusial justru datang di penghujung laga Indonesia-Bangladesh. Skuad Garuda menambah dua gol lagi, mengubah skor menjadi 9-2. Kekalahan Malaysia dalam duel angka ini menjadi penentu nasib mereka. Josue menyebut pencapaian tersebut sulit dipercaya bagi pemain lawan yang terkejut melihat kemasukan sembilan gol.

“Tampaknya Indonesia mencetak sembilan gol—sesuatu yang sangat sulit dipercaya bahwa lawan kebobolan sembilan gol dalam turnamen seperti itu—namun itulah kenyataannya,” ujar Josue dikutip dari NST. Pemain klub Kuala Lumpur City ini menegaskan bahwa skuad Malaysia telah menjalankan instruksi pelatih dengan baik, mencetak gol yang dibutuhkan, dan menargetkan awal yang solid melawan Bangladesh serta mengantisipasi laga berat menghadapi Indonesia.

Meskipun merasa tugas mereka tuntas terkait rencana pertandingan dan turnamen secara keseluruhan, Josue tetap menerima bahwa kemenangan hari ini belum cukup. Ia berharap timnas Malaysia dapat melupakan kekecewaan tersebut dan fokus penuh pada perebutan peringkat ketiga melawan Vietnam nanti. Ia menegaskan tim harus tetap tegak dan berusaha menyelesaikan laga berikutnya dengan hasil sebaik mungkin.

Analisis Redaksi

Kemenangan telak Indonesia 9-2 atas Bangladesh bukan hanya soal nilai, tetapi faktor matematis yang krusial dalam persaingan Grup A. Fakta bahwa Indonesia harus mengejar Malaysia yang sudah menang 6-0 sebelumnya menunjukkan bagaimana dinamika pertandingan simultan di laga terakhir dapat membalikkan prediksi awal. Keajaiban di menit-menit akhir ini menjadi penentu nasib tim, di mana disiplin menjaga skor Malaysia gagal mengimbaskan tekanan pada performa lini pertahanan lawan yang runtuh.

Reaksi Paulo Josue mencerminkan kejutan psikologis yang dialami skuad Harimau Malaya. Pernyataan bahwa lawan kebobolan sembilan gol “sangat sulit dipercaya” mengindikasikan bahwa ekspektasi performa bertahan lawan Indonesia mungkin tidak sekuat realitas yang terjadi di GBK. Bagi Malaysia, kekecewaan ini menjadi pengingat bahwa dalam turnamen berformat grup dengan aturan poin dan selisih gol ketat, satu lengahnya lini belakang lawan bisa menjadi berkah atau kutukan bagi siapa pun.

Maju ke perebutan peringkat ketiga, fokus Malaysia kini beralih ke Vietnam. Namun, trauma kegagalan lolos ke final akibat kebobolan masif Indonesia bisa menjadi beban mental. Logika jurnalistik menyarankan bahwa performa ofensif yang konsisten—mencetak enam gol ke gawang Singapura—tetap menjadi modal utama, tetapi ketahanan mental menghadapi tekanan pasca-kekecewaan akan diuji di laga berikutnya.

Meow! Tanya Nesi!
😸