Paramount dan Warner Bros Finalisasi Merger US$111 Miliar, Syarat Keras Berlaku

Selebriti
Nadia PutriNadia Putri
Sumber: CNN Selebriti
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Paramount dan Warner Bros Finalisasi Merger US$111 Miliar, Syarat Keras Berlaku
BAGIKAN:

Hakim Pengadilan Distrik Amerika Serikat Araceli Martínez-Olguín resmi menyetujui kesepakatan damai antara Paramount dan 12 jaksa agung negara bagian, membuka jalan terakhir bagi penggabungan raksasa Hollywood senilai US$111 miliar. Keputusan persidangan yang terbit pada Rabu (30/9) menjadi lampu hijau final, memungkinkan kedua perusahaan merampungkan proses akuisisi pada Selasa (6/10) pekan depan. Langkah ini mengakhiri ketidakpastian hukum yang telah lama menghantui industri hiburan global.

Persetujuan pengadilan tersebut secara efektif menggugurkan rintangan hukum terakhir setelah merger ini mengantongi izin dari otoritas regulasi di 68 yurisdiksi dunia, termasuk Departemen Kehakiman AS. "Pengadilan menilai usulan penetapan persetujuan ini mewakili penyelesaian faktual dan hukum yang wajar atas perselisihan tersebut," tulis Martínez-Olguín dalam lembar keputusannya. Ia menambahkan bahwa kesepakatan itu "mencerminkan penyelesaian yang sehat secara prosedural" meski tidak memuaskan semua pihak.

Syarat ketat dari koalisi jaksa agung yang dipimpin Jaksa Agung California Rob Bonta menjadi penentu utama kompromi ini. Entitas gabungan dilarang menjual kompleks studio Paramount maupun Warner Bros. di California selama minimal lima tahun. Selain itu, mereka wajib mengucurkan investasi tambahan US$300 juta per tahun untuk produksi film di AS serta memproduksi setidaknya 30 film untuk tayang di bioskop pada dua tahun pertama. Sebuah dewan independensi editorial berita juga dibentuk untuk mengawasi prinsip jurnalistik bagi CNN dan CBS News.

Martínez-Olguín mengakui bahwa persetujuan ini menimbulkan pro dan kontra, terutama dari kelompok penolak merger hingga jajaran senator yang khawatir akan dampak persaingan usaha. Namun, ia menilai kompromi ini merupakan jalan paling realistis daripada memperpanjang sengketa. "Kompromi ini mungkin menyisakan kekecewaan bagi kedua belah pihak dan publik, tetapi menghemat risiko, waktu, dan biaya penanganan perkara hingga persidangan," paparnya. Ia menegaskan bahwa rasa tidak puas tersebut tidak membuat persetujuan tersebut melanggar hukum.

Merger ini akan menyatukan dua studio film raksasa, layanan streaming HBO Max dan Paramount+, serta jaringan televisi seperti CBS, CNN, dan Nickelodeon. Struktur kepemimpinan baru menempatkan David Ellison dan Ynon Kreiz sebagai co-CEO, sementara Casey Bloys akan mengendalikan bisnis streaming gabungan. Transaksi rekor ini disokong pendanaan ekuitas US$46,7 miliar dari pendiri Oracle Larry Ellison, serta suntikan dana US$24 miliar dari dana kekayaan negara Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab yang memegang 38,5 persen saham gabungan. David Zaslav dipastikan mundur dari jabatannya begitu transaksi rampung, dengan perkiraan pesangon tunai dan saham mencapai lebih dari US$550 juta.

Analisis Redaksi

Pengambilalihan 38,5 persen saham oleh dana kekayaan negara Teluk Tengah mengubah lanskap kepemilikan media secara fundamental. Ini bukan lagi sekadar konsolidasi korporat Hollywood, melainkan integrasi modal asing yang besar ke dalam institusi budaya dan berita Amerika. Pembentukan 'dewan independensi editorial berita' untuk CNN dan CBS News adalah respons langsung terhadap kekhawatiran akan independensi jurnalistik, sebuah mekanisme pengawasan baru yang belum pernah ada sebelumnya di industri ini.

Secara hukum, keputusan hakim menunjukkan kecenderungan pengadilan untuk mengutamakan kepastian transaksi dibanding adjudikasi penuh yang berlarut. Komitmen investasi US$300 juta per tahun dan kuota 30 film bioskop menjadi jangkar penting bagi industri lokal yang khawatir akan dampak negatif merger terhadap produksi konten di AS. Kegagalan memenuhi syarat ini di kemudian hari dapat menjadi dasar sengketa baru, menjadikan pengawasan pasca-merger sama krusialnya dengan proses pengesahannya.

Meow! Tanya Nesi!
😸