Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Ole Romeny Catat Rekor 4 Assist di Laga 9-2, Kontribusi 6 Assist untuk Timnas

OlahragaMaya SariMaya SariSumber: CNN Olahraga
Maya Sari
Maya Sari
Wartawan Olahraga

Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Ole Romeny Catat Rekor 4 Assist di Laga 9-2, Kontribusi 6 Assist untuk Timnas
BAGIKAN:

Ole Romeny mencatatkan statistik impresif saat Timnas Indonesia menggilas Bangladesh dengan skor 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (1/10). Pemain berdarah Norwegia ini tidak mencetak gol, namun menjadi arsitek gol melalui empat assist dalam satu pertandingan. Aksi tersebut mengukuhkan perannya yang kini bergeser dari sekadar pencetak gol menjadi fasilitator serangan utama bagi skuad Garuda.

Keempat assist tersebut menjadi kontribusi terbesar Romeny dalam kariernya bersama tim nasional. Dua assist awal ia ciptakan dengan cepat pada babak pertama. Menit ke-11, umpan silang dari sisi kanan menemukan kepala Mitchell Baker untuk gol pembuka. Aksi serupa terulang pada menit ke-37, hanya satu menit setelah Indonesia kebobolan dari serangan balik, saat Romeny kembali mengumpan matang ke kaki Baker untuk membalas ketertinggalan tersebut.

Bagian kedua pertandingan menjadi panggung Romeny untuk memperbesar porsenya. Pada masa injury time babak kedua, ia mengirim umpan silang yang sukses dikonversi menjadi gol oleh Luke Vickery. Sesaat kemudian, Romeny menutup pesta golnya dengan assist keempat, lagi-lagi untuk Mitchell Baker. Keempat gol ini menjadi bukti kecerdasan posisinya dalam mengolah bola di depan gawang lawan.

Dalam 13 caps bersama Timnas Indonesia, performa Romeny kini tergambar jelas. Ia telah menyumbangkan tujuh gol dan enam assist bagi Garuda. Statistik ini menunjukkan keseimbangan yang jarang ditemukan pada pemain dengan peran utama sebagai striker. Kemampuan menciptakan peluang dari berbagai sisi lapangan menjadi modal berharga bagi pelatih dalam meramu formasi ofensif.

Transformasi gaya bermain Romeny menjadi topik hangat di kalangan pengamat sepak bola nasional. Dari identitas awal sebagai "monster gol", ia kini menunjukkan efektivitas ganda dalam membantu rekan setimnya mencetak gol. Fleksibilitas ini membuka opsi taktis baru bagi pelatih, di mana Romeny dapat ditempatkan lebih di belakang atau di sisi sayap untuk mengoptimalkan visi umpannya tanpa mengorbankan potensi penyelesaian akhir.

Analisis Redaksi

Aksi Romeny di laga ASEAN Cup 2026 ini menandai evolusi taktis yang signifikan dalam struktur ofensif Indonesia. Selama ini, timnas terlalu bergantung pada penyelesaian akhir dari striker murni. Kemampuan satu pemain untuk mengubah dinamika serangan seperti yang ditunjukkan Romeny dengan empat assist sekaligus memberikan koreksi terhadap ketergantungan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa variasi serangan bisa datang dari pemain yang sama, tergantung pada penempatan posisinya di lapangan.

Apa yang perlu diwaspadai adalah konsistensi. Mencetak empat assist dalam satu laga bisa jadi merupakan anomali statistik yang sulit diulang dalam pertandingan regulasi Liga Eropa, tempat Romeny bermarkas di Fortuna Sittard. Namun, dalam konteks internasional dengan lawan berlevel berbeda, potensi inilah yang membuat Romeny menjadi aset krusial. Pelatih harus mengevaluasi apakah peran 'second striker' atau 'winger' lebih menguntungkan untuk mengoptimalkan visi umpan Romeny di laga-laga penting mendatang, mengingat lawan ASEAN Cup cenderung berbeda karakternya dengan liga domestik Eropa.

Meow! Tanya Nesi!
😸