Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Jeong Ye-in Resmi Gantikan Ha Young di Sekuel The Trauma Code Setelah Kontroversi

SelebritiRio DewantaraRio DewantaraSumber: CNN Selebriti
Rio Dewantara
Rio Dewantara
Kritikus Film

Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Jeong Ye-in Resmi Gantikan Ha Young di Sekuel The Trauma Code Setelah Kontroversi
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Netflix resmi mengumumkan Jeong Ye-in, mantan anggota Lovelyz, menggantikan Ha Young sebagai pemeran perawat Cheon Jang-mi di sekuel The Trauma Code: Heroes on Call .
  • Keputusan ini dikonfirmasi pada Selasa (29/9) menyusul mundurnya Ha Young dari proyek tersebut.
  • Jeong Ye-in akan mengulangi peran yang sebelumnya dilakoni Ha Young di musim pertama, menggarisbawahi urgensi penggantian pemain di tengah jadwal syuting yang tak bisa ditunda.

Netflix resmi mengumumkan Jeong Ye-in, mantan anggota Lovelyz, menggantikan Ha Young sebagai pemeran perawat Cheon Jang-mi di sekuel The Trauma Code: Heroes on Call. Keputusan ini dikonfirmasi pada Selasa (29/9) menyusul mundurnya Ha Young dari proyek tersebut. Jeong Ye-in akan mengulangi peran yang sebelumnya dilakoni Ha Young di musim pertama, menggarisbawahi urgensi penggantian pemain di tengah jadwal syuting yang tak bisa ditunda.

Dilansir Korea JoongAng Daily, proses syuting untuk The Trauma Code season 2 dan 3 dijadwalkan mulai berjalan bulan depan. Keputusannya tetap menampilkan aktor utama Ju Ji-hoon dan Choo Young-woo memastikan kontinuitas drama medis populer tersebut. Jeong Ye-in sendiri bukan nama asing di dunia layar kaca; ia mengawali karier dengan debut bersama Lovelyz pada 2014 sebelum merambah seni peran lewat serial Criminal Minds (2017) dan Na Ra the Socialite Wannabe (2023).

Mundur Ha Young bukan tanpa alasan yang memicu gejolak publik. Langkah pergantian ini diambil setelah Ha Young diterpa kontroversi terkait klaim sejarah keluarganya. Aktris tersebut pernah tampil di acara Problem Child in House untuk mempromosikan Our Sticky Love, di mana ia bercerita bahwa empat generasinya, mulai dari kakek buyut hingga kakak perempuannya, berprofesi sebagai dokter.

Ha Young menyebut kakek buyutnya, yang kemudian teridentifikasi sebagai Ahn Sang-ho, pernah belajar kedokteran di Jepang dan merawat Raja Gojong. Namun, spekulasi publik merangkak ke arah fakta bahwa Ahn Sang-ho tercatat sebagai anggota dewan Daejeong Chinmokhoe, organisasi pro-Jepang pada 1916. Catatan tersebut, yang dikonfirmasi oleh agensi BISTUS Entertainment, langsung memicu kritik tajam mengenai aktivitas kolaboratif kakek buyutnya selama periode penjajahan Jepang.

Kontroversi semakin memanas saat terungkap bahwa Ahn Sang-ho juga menjadi dokter di Pulau Sorokdo, lokasi yang dikenal dengan sejarah kelam isolasi paksa dan eksperimen medis terhadap penderita kusta. Amarah publik tersulut usai terkuaknya klaim palsu dalam artikel opini tulisan ayah Ha Young pada 2002 silam, yang memuja Ahn sebagai pionir pendidikan medis modern. Desakan untuk Ha Young mundur dari proyek seperti The Long Shot Trial kian menguat, hingga Pemerintah Korea Selatan berencana mengaktifkan kembali Komisi Investigasi Aset Kolaborator Pro-Jepang pada Desember 2026. Langkah ini membuka peluang penyelidikan hingga penyitaan kekayaan keluarga aktris tersebut, memaksa Ha Young meminta maaf dan mengundurkan diri.

Analisis Redaksi

Kasus Ha Young menegaskan kembali betapa sensitifnya memori kolektif Korea Selatan terhadap sejarah kolonial Jepang. Dalam lanskap industri hiburan yang sangat bergantung pada citra dan 'moralitas' aktor, keterlibatan leluhur dalam organisasi pro-Jepang seperti Daejeong Chinmokhoe bukan sekadar kesalahan genealogi, melainkan tabu sosial yang sulit diabaikan. Publik tidak hanya menilai individu, tetapi melacak 'darah' ideologis keluarga aktor melalui setiap pernyataan di media.

Secara struktural, kecepatan reaksi agensi dan Netflix dalam mengganti pemain menunjukkan adanya protokol krisis yang matang. Namun, rencana pemerintah untuk mengaktifkan komisi investigasi aset kolaborator pada 2026 mengindikasikan bahwa tekanan terhadap Ha Young tidak berhenti di ranah hiburan. Langkah hukum ini berpotensi mengubah narasi 'maaf dan lupakan' menjadi proses akuntabilitas finansial yang berat bagi keluarga Ahn.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ