Zhang Zhanshuo Tumpuk 7 Emas, Samai Rekor So Gil-san di Asian Games 2026

Selebriti
Rio DewantoRio Dewanto
Sumber: KapanLagi
Rio Dewanto
Rio Dewanto
Kritikus Film

Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Zhang Zhanshuo Tumpuk 7 Emas, Samai Rekor So Gil-san di Asian Games 2026
BAGIKAN:

Perenang China berumur 19 tahun, Zhang Zhanshuo, merobek rekor Asian Games dengan tujuh medali emas di edisi 2026. Ia finis pertama di nomor 400 meter gaya bebas putra pada Jumat (25/9/2026) dengan waktu 3 menit 41,28 detik. Angka itu mengunci posisinya sebagai atlet pertama yang meraih tujuh emas dalam satu panggung akbar benua Asia.

Emas ketujuh tersebut menutup rangkaian performa gemilang Zhang di lintasan biru. Empat kemenangan individu ia raih dari 200 meter, 400 meter, 800 meter, dan 1.500 meter gaya bebas. Sisanya datang dari kolaborasi tim: estafet 4x100 meter gaya bebas putra, 4x200 meter gaya bebas putra, dan 4x100 meter gaya ganti campuran.

Secara statistik, Zhang unggul telak. Dari delapan nomor yang diikutinya, ia hanya gagal meraih satu gelar. Capaian ini melampaui rekaman enam emas milik rekan senegaranya, Zhang Yufei, di Asian Games Hangzhou 2023. Performa ini juga menjadikannya menyamai So Gil-san dari Korea Utara, yang memegang rekor jumlah emas terbanyak seorang atlet dalam satu edisi sejak 1982.

Sebelum ke Doha, Zhang sudah bersinar di pentas nasional dan dunia. Ia menjadi bagian tim juara estafet di Kejuaraan Dunia Akuatik 2024. Di Pekan Olahraga Nasional China 2025, ia menyapu bersih tiga nomor utama gaya bebas. Waktunya 3 menit 42,82 detik di 400 meter saat itu memperbarui rekor dunia junior. Di Asian Games, ia memangkas lebih dari satu detik dari catatan tersebut.

Rekor-rekor ini bukan satu-satunya penanda prestasinya. Zhang membekukan waktu terbaik Asia di 200 meter gaya bebas. Rekor Asian Games di 400 meter dan 800 meter juga jatuh ke tangannya. Tim estafet gaya bebas putra yang ia ikuti turut mencetak rekor Asia. Ketika diminta mengevaluasi diri, ia memberi skor 85 dari 100. Bagi Zhang, target berikutnya adalah Olimpiade Los Angeles 2028 dan penaklukkan rekor dunia 400 meter.

Analisis Redaksi

Keberhasilan Zhang Zhanshuo menegaskan dominasi China dalam renang Asia, sekaligus mengirim sinyal keras ke rival seperti Jepang dan Iran. Ketujuh emas dalam satu *sweep* (menyapu bersih mayoritas nomor) menandakan kedalaman tim yang mengesankan. Kemampuan memperbarui rekor Asia dan memecahkan rekor kejuaraan pada usia 19 tahun menunjukkan kematangan teknis yang di luar biasa.

Dari sisi teknis, fokus Zhang membenahi teknik *turn* (balik arah) menuju LA 2028 adalah langkah logis. Dalam perlombaan jarak jauh, transisi di ujung kolam adalah pembeda krusial. Pengurangan 1 detik lebih dari rekor juniornya di kejuaraan nasional membuktikan bahwa margin peningkatan masih terbuka lebar sebelum ia menyentuh panggung Olimpiade.

Meow! Tanya Nesi!
😸