Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Meski Menang 2-0 atas Singapura, Indonesia Tergusur Togo di Papan FIFA, Raih Poin Minimal

OlahragaEka SaputraEka SaputraSumber: CNN Olahraga
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Meski Menang 2-0 atas Singapura, Indonesia Tergusur Togo di Papan FIFA, Raih Poin Minimal
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Garuda Merah Putih memang tampil impresif saat menumbangkan Singapura dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (25/9) malam.
  • Kemenangan krusial tersebut sedetik sempat mempromosikan posisi Indonesia dari peringkat 118 naik ke 117.
  • Namun, kebahagiaan itu hanya bertahan semalam.

Timnas Indonesia resmi turun ke peringkat 119 dunia dalam update ranking FIFA terbaru, sebuah anomali yang terjadi tepat setelah skuad asuhan John Herdman menggenapkan kemenangan di laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026.

Garuda Merah Putih memang tampil impresif saat menumbangkan Singapura dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (25/9) malam. Kemenangan krusial tersebut sedetik sempat mempromosikan posisi Indonesia dari peringkat 118 naik ke 117. Namun, kebahagiaan itu hanya bertahan semalam. Pada update berikutnya, Indonesia justru digeser ke bawah ke posisi 119, meninggalkan euforia kemenangan tadi malam.

Faktor di balik pergeseran ini terletak pada efisiensi perolehan poin. Kemenangan atas Singapura hanya menaikkan poin ranking FIFA tim nasional sebesar 4,12 poin. Angka ini terlanjak-jauhi oleh negara-negara di zona konflik poin yang setara. Di hari yang sama persis saat Indonesia merayakan gol di Jakarta, Togo juga meraup poin signifikan dari ajang kualifikasi Piala Afrika 2027 dengan menang tipis 1-0 atas Burundi.

Dampaknya, Les Eperviers, julukan tim Togo, mengalami eskalasi poin jauh lebih drastis yakni sebesar 10,72 poin. Selisih poin yang tipis ini membuat Togo berhasil menggusur Indonesia dari slot 118. Togo kini mengoleksi total poin 1.163,48, sementara Indonesia tertinggal tipis di 1.161,17. Di level puncak, Spanyol tetap bertahan sebagai raja dunia dengan koleksi 2.002,34 poin setelah menaklukkan Inggris 3-2 di UEFA Nations League.

Momentum berikutnya bakal jadi penentu nasib Tim Nasional Indonesia di papan bawah dunia. Tim Garuda dijadwalkan bentrok langsung dengan Malaysia dalam lanjutan fase grup FIFA ASEAN Cup esok hari, Senin (28/9), kembali di Stadion GBK. Kemenangan atas negara tetangga itu menjadi tiket vital untuk merebut kembali poin-poin yang hilang dan membalikkan keadaan di tabel ranking dunia.

Analisis Redaksi

Peristiwa ini menyoroti betapa rapuhnya struktur penilaian federasi internasional di zona peringkat menengah ke bawah. Kemenangan dalam kompetisi antar-ASEAN yang bobot poinnya rendah tidak mampu mendongkrak posisi jika ada lawan selevel yang menang di kompetisi berprestise lebih tinggi, seperti kualifikasi zona konfederation. Penurunan ini bukan murni soal kualitas permainan, melainkan soal kalkulasi matematis dari nilai kompetisi.

Publik dan manajemen tim perlu menyikapi ini dengan proporsional. Tekanan mental akibat ranking yang turun justru menjadi katalis untuk pertandingan besok melawan Malaysia. Fokus utama tetap harus pada poin maksimal di fase grup ASEAN Cup, yang secara langsung berpengaruh pada performa tim. Jika mampu membungkam Malaysia di GBK, peluang untuk kembali menduduki posisi lebih tinggi setelah update berikutnya terbuka lebar, sementara kegagalan justru mengunci tim di zona yang lebih sulit keluar.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ