Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Leo/Daniel Tekuk Vietnam 21-6, 21-10, Tantang Unggulan Pertama Kim Won Ho di Semifinal

OlahragaEka SaputraEka SaputraSumber: CNN Olahraga
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Leo/Daniel Tekuk Vietnam 21-6, 21-10, Tantang Unggulan Pertama Kim Won Ho di Semifinal
BAGIKAN:

Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin mengunci tiket semifinal Asian Games 2026 setelah mengalahkan wakil Vietnam, Nguyen Dinh Hoang/Tran Dinh Manh, dalam dua set langsung. Mereka menang meyakinkan dengan skor 21-6 dan 21-10 dalam durasi singkat hanya 22 menit di Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Kemenangan ini memastikan mereka menjaga asa membawa pulang medali, sesuatu yang menjadi prioritas utama sejak awal turnamen.

Permainan Leo/Daniel terlihat rapi sejak awal. Mereka tidak memberi ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan. Dominasi di dua set pertama membuat pertandingan terasa one-sided. Bagi tim yang baru dipasangkan pada Mei 2026 ini, kemenangan cepat ini menjadi sinyal positif bahwa chemistry mereka mulai terasah di panggung besar.

Leo menepis anggapan bahwa kemenangan mudah berarti enteng. "Jadi tadi coba terus menekan, sekaligus persiapan buat besok jadi biar kondisinya nggak terlalu menurun," jelas Leo. Dia menegaskan bahwa target mereka adalah menjaga kondisi fisik untuk hari berikutnya. "Di semifinal kami harus lebih fight lagi. Sudah di semifinal kami lebih antusias dan jangan cepat puas, kami pasti mau hasil yang lebih dari ini," tegasnya menolak sikap jemawa.

Daniel menambahkan perspektif historis yang memotivasi. "Puji Tuhan bersyukur bisa ke semifinal, bisa segel medali. Ini kan kesempatan jadi kami nggak mau sia-siain itu," ucap Daniel. Dia secara eksplisit menyebut kegagalan di Asian Games Hangzhou sebagai pelajaran berharga. "Kami juga nggak mau terulang seperti di Asian Games Hangzhou. Jadi di sini kami maksimalkan yang ada dan bisa bermain lebih baik," sambung Daniel.

Tantangan sesungguhnya menanti di semifinal. Unggulan pertama dunia, Kim Won Ho/Seo Seung Jae dari Korea Selatan, sudah menunggu. Kim/Seo lolos setelah melewati penghalang Jepang, Hiroki Nishi/Kakeru Kumagai, dengan skor 15-21, 21-17, 21-15. "Besok bertemu Kim/Seo, pastinya sekarang kan persaingan cukup merata ya, terus juga ini semifinal, apapun bisa terjadi juga yang penting kami harus siap saja," kata Daniel menatap laga esok hari.

Secara head-to-head, Leo/Daniel punya modal psikologis yang kuat. Mereka baru saja menjuarai Thailand Open 2026. Di China Masters 2026 awal September lalu, pasangan Indonesia ini mengalahkan Kim/Seo dengan skor ketat 21-19 dan 21-19. Catatan kemenangan tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi lawan yang sama di babak empat besar ini.

Analisis Redaksi

Kemenangan telak atas Vietnam menunjukkan bahwa duo Leo/Daniel sedang dalam performa puncak dari sisi kepercayaan diri. Namun, menghadapi unggulan pertama dunia selalu membawa dinamika berbeda. Tekanan psikologis terhadap pasangan muda atau baru terbentuk bisa menjadi faktor penentu selain teknis permainan. Kemampuan mereka untuk tetap fokus di tengah euforia kemenangan cepat akan diuji keras esok hari.

Modal kemenangan di China Masters 2026 bukan sekadar statistik, melainkan validasi bahwa taktik Leo/Daniel mampu mengimbangi level atas Korea Selatan. Namun, Asian Games bukan turnamen biasa; atmosfernya menuntut konsistensi tinggi. Langkah logis selanjutnya adalah menjaga energi fisik agar tidak burnout setelah laga cepat 22 menit, sekaligus menyiapkan skema serangan yang lebih variatif untuk meredam daya ledak Kim/Seo.

BERITA TERKAIT (Olahraga)

Meow! Tanya Nesi!
😸