Fajar/Fikri Hantam Ganda Korea 1 Jam 9 Menit, Amankan Tiket Semifinal Asian Games 2026
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri mengunci tiket ke semifinal Asian Games 2026 setelah menumbangkan pasangan Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju, dengan skor 21-14, 20-22, 21-14. Duel sengit ini memakan waktu 1 jam 9 menit, menyajikan pertarungan ketat yang ditentukan oleh keberanian kedua pasangan di depan net dan konsistensi serangan.
Keseruan langsung tersaji sejak pembuka gim pertama. Setelah skor berimbang 2-2, Fajar/Fikri melesat dengan tiga poin beruntun untuk unggul 5-2. Mereka mempertahankan selisih tiga angka hingga 7-4, sebelum melompat ke 9-5 berkat serangan bergelombang yang efektif. Pukulan Kang Min Hyuk yang keluar lapangan menandai interval di angka yang menguntungkan Fajar/Fikri.
Seusai istirahat, pasangan Merah Putih terus menekan. Keunggulan mereka melebar menjadi tujuh angka di 15-8, memaksa Kang/Ki bekerja keras untuk mengejar. Namun, momentum berganti ketika Ki Dong Ju melakukan kesalahan servis dan kalah dalam adu drive, membawa Fajar/Fikri memimpin 18-12. Smes Fajar yang tidak bisa dikembalikan Kang menjadi game point, dan setelah gagal di kesempatan pertama, servis gagal Ki Dong Ju memastikan gim pertama berakhir 21-14.
Gim kedua menjadi milik ganda Korea. Kang/Ki tampil dominan, unggul 5-2 dan menutup interval dengan skor 11-4. Fajar/Fikri sempat bangkit setelah interval, merebut lima poin beruntun untuk mendekat ke 9-11. Ki Dong Ju bahkan sempat mendapat perawatan, namun Fajar/Fikri tetap agresif. Pertandingan sempat dihentikan karena net jatuh saat Kang Min Hyuk mengambil shuttlecock dekat net.
Pertarungan di gim kedua berlangsung dramatis hingga titik deuce. Fajar/Fikri menyamakan skor 14-14, lalu berbalik unggul 15-14, tetapi Kang/Ki merespons dengan dua poin beruntun. Tensi meningkat di angka 16-16 dan 17-17. Fikri gagal memanfaatkan tiga game point beruntun bagi Korea karena pukulan dan smesnya membentur net, meskipun smes kerasnya sempat menggagalkan dua kesempatan lawan. Pada akhirnya, servis gagal Fikri dan kegagalan Fajar menyambar shuttlecock di net membuat Kang/Ki merebut gim kedua 22-20, memaksa gim penentuan.
Gim ketiga kembali dikuasai Fajar/Fikri yang lebih tajam. Mereka memimpin 5-3 di awal, lalu meluas menjadi 8-4. Pukulan Fajar ke area kosong membawa skor menjadi 9-4, dan interval ditutup dengan keunggulan 11-5. Meskipun Kang/Ki mengejar tiga poin beruntun menjadi 12-16, Fajar/Fikri segera membalas. Kegagalan Ki Dong Ju menyeberangkan shuttlecock menjadi kunci, membawa Fajar/Fikri ke match point 20-12. Meski gagal di dua kesempatan awal, kemenangan ditentukan lewat adu drive yang dimenangkan Fajar/Fikri, final 21-14.
Analisis Redaksi
Perjalanan Fajar/Fikri ke semifinal ini bukan sekadar soal skor akhir, melainkan tentang manajemen tekanan. Kekalahan di gim kedua menunjukkan bahwa konsistensi mental masih menjadi ujian berat, di mana tiga peluang game point berturut-turut untuk lawan berhasil dijinakkan, tetapi akhirnya jatuh karena kesalahan-kesalahan kecil seperti servis dan pukulan net. Kemampuan mereka bangkit di gim penentu setelah kalah gim kedua adalah indikator positif yang krusial untuk menghadapi lawan-lawan lebih tangguh di nanti.
Suasana kompetitif di lomba bulutangkis tingkat Asia semakin panas, dengan Korea Selatan yang menjadi rival abadi di sektor ganda putra. Keberhasilan Fajar/Fikri melewati hadangan ini dengan durasi pertandingan hampir satu jam menandakan bahwa fisik dan konsentrasi di menit-menit akhir menjadi faktor penentu kemenangan. Langkah selanjutnya adalah menjaga agar kepercayaan diri tinggi dari gim ketiga tidak berubah menjadi keawaman saat berhadapan dengan pasangan unggulan lain di semifinal.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Park Hang Seo Bentrok dengan Suporter Thailand Diduga Akibat Ejekan Rasial

Jack Miller Kritik Keputusan MotoGP Qatar, Sebut Mayoritas Pembalap Tidak Ingin Ikut Balapan

MotoGP 2026: Duel Marquez vs Martin, Acosta & Bezzecchi Masih Buka Peluang
