Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

SBY Sampaikan Duka: Guruh Soekarnoputra Putra Bangsa Berjasa Lewat Seni dan Politik

SelebritiAyu LestariAyu LestariSumber: KapanLagi
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

SBY Sampaikan Duka: Guruh Soekarnoputra Putra Bangsa Berjasa Lewat Seni dan Politik
BAGIKAN:

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan bahwa Guruh Soekarnoputra adalah putra bangsa yang jasanya melampaui statusnya sebagai anak Presiden pertama RI, karena dedikasinya yang nyata di bidang seni dan politik hingga akhir hayatnya.

Presiden ke-6 RI itu menyampaikan belasungkawa mendalam usai melayat ke rumah duka di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu (26/9/2026). Kehadirannya menjadi bentuk penghormatan terakhir terhadap salah satu tokoh budaya dan politik yang paling berpengaruh di era Orde Baru dan Reformasi. SBY menegaskan bahwa kehilangan ini bukan hanya bagi keluarga, melainkan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Hari ini kita kehilangan seorang putra bangsa, Mas Guruh Soekarnoputra. Beliau bukan hanya putra dari presiden pertama kita, proklamator kita, dan pejuang kemerdekaan bangsa. Mas Guruh telah melakukan banyak hal untuk negeri ini, untuk saudara-saudara kita rakyat Indonesia, melalui mahakaryanya di bidang seni," ujar SBY dengan suara tegas di hadapan para pelayat.

SBY merujuk pada ragam medium seni yang ditekuni mendiang, mulai dari penciptaan lagu, pagelaran bersama kelompok Swara Maharddhika, hingga karya lukisan yang mencerminkan kecintaan mendalam pada Indonesia. Ia menyebut kembali mahakarya Guruh yang masih akrab di telinga publik, seperti Kala Sang Surya Tenggelam dan Galih dan Ratna, yang populer dibawakan oleh Chrisye. Bagi SBY, karya-karya tersebut adalah bukti kontribusi budaya yang tak ternilai.

Dalam pernyataan yang sama, mantan Presiden RI tersebut mengingatkan publik pada peran Guruh di jalur politik sebagai wakil rakyat. SBY menilai Guruh telah mengemban amanah sebagai anggota parlemen dengan setia, tenang, dan sabar menyimak dinamika kebangsaan. "Sungguh peran yang tidak boleh kita lupakan," kata SBY. Ia menutup pernyataannya dengan mengajak semua pihak mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Analisis Redaksi

Pernyataan SBY ini bukan sekadar protokol kedinasan, melainkan sebuah penegasan historis yang memisahkan penilaian terhadap Guruh Soekarnoputra dari bayang-bayang dinastik keturunannya. Dengan menekankan jasa di bidang seni dan politik secara terpisah, SBY memastikan warisan Guruh diabadikan sebagai kontribusi organik terhadap kebangsaan, bukan hanya karena darah proklamator. Ini adalah upaya untuk menempatkan Guruh dalam kancah sejarah Indonesia sebagai seniman-politikus independen.

Secara sosial, pengingatan kembali pada karya-karya seperti yang dibawakan Chrisye menjadi jembatan emosional bagi generasi yang mungkin tidak mengenal Guruh secara personal, namun tumbuh bersama musiknya. Hal ini memperkuat posisi Guruh sebagai warisan budaya nasional yang masih relevan. Langkah selanjutnya, perhatian publik akan beralih pada bagaimana dunia seni dan politik Indonesia memperingati kekosongan yang ditinggalkan oleh tokoh yang selama puluhan tahun menjadi jembatan antara ideologi dan ekspresi artistik.

Meow! Tanya Nesi!
😸