Kapten Persib Marc Klok Akui Sedih Gagal Dipanggil Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Kapten Persib Bandung, Marc Klok, secara terbuka meluapkan kekecewaannya atas keputusan federasi yang tidak menyertakannya dalam skuad utama untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Indonesia kini sedang bersaing di turnamen yang berlangsung di Bandung dan Jakarta, namun Klok memilih absen dari daftar pemain yang dipilih oleh pelatih kepala John Herdman. Herdman secara spesifik hanya memanggil dua pemain dari Persib Bandung, yaitu Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen, untuk mengikuti kompetisi ini.
"Saya sedih saya tidak ada di sana, karena saya pikir dengan performa saya, saya juga harus di sana. Tapi saya tidak di sana sekarang," ungkap Klok saat ditemui di lapangan pendamping Stadion GBLA pada Sabtu (26/9). Pemain naturalisasi asal Belanda ini menyadari ekspektasinya terhadap diri sendiri, namun harus menerima kenyataan bahwa ia tidak akan bermain di turnamen yang ia nantikan.
Terlepas dari kekecewaan tersebut, Klok menunjukkan kebesaran hati seorang kapten tim dengan tetap memberikan dukungan penuh kepada tim nasional. Ia melihat tim ini memiliki kedalaman skuad yang kuat di bawah asuhan Herdman. "Kita lihat banyak pemain berkualitas di sana, pelatih John juga punya banyak opsi untuk memilih. Dan semua pemain yang ada di sana adalah pemain hebat, jadi dukungan untuk mereka," tegasnya. Sikap ini menjadi penegasan bahwa loyalitasnya terhadap Garuda tetap utuh meski ia sendiri tidak ada di lapangan.
Kehadiran Klok di stadion juga ditunjukkan oleh rasa senangnya melihat Ragnar Oratmangoen mencetak gol saat laga melawan Singapura pada Jumat (25/9). Gol tersebut menjadi pemicu utama kemenangan Tim Merah Putih dengan skor telak 2-0. "Kemarin Ragnar mencetak gol yang sangat baik buat dia, buat menambah percaya diri dia. Thom juga kita tahu pemain hebat. Jadi, ya, selalu kita selalu mendoakan yang terbaik. Kita selalu mendoakan yang terbaik," tutup Klok sambil mengamati rekan setimnya dari pinggir lapangan.
Turnamen ini akan berlanjut dengan laga krusial berikutnya yang akan dihadapi oleh Timnas Indonesia. Lawan Malaysia dalam jadwal pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 akan dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Senin (28/9). Tekanan untuk mempertahankan posisi puncak grup kini sepenuhnya berada di pundak Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen di tengah antusiasme penuh para suporter.
Analisis Redaksi
Kekosongan posisi Klok di skuad Herdman mengindikasikan bahwa rotasi pemain bukan lagi menjadi prioritas utama bagi pelatih tim nasional tersebut. Dengan memilih dua pemain Persib lainnya, Herdman tampaknya sudah memiliki kalkulasi taktis yang matang dalam skema serangan. Hal ini menunjukkan bahwa performa Klok di liga domestik, meski ia memandangnya sudah cukup untuk masuk tim nasional, dinilai belum sejalan dengan kebutuhan formasi skuad saat ini. Keputusan tersebut menggeser fokus kepada pemain yang dinilai memiliki kontribusi lebih besar bagi arsitektur permainan Garuda.
Secara psikologis, sikap kalem dan dukungan Klok terhadap rekan setimnya adalah sebuah sinyal penting bagi ekosistem tim nasional. Ia menolak untuk menciptakan kebisingan atau drama di balik layar, sebuah hal yang sering kali menjadi penghambat bagi tim sepak bola nasional di era media sosial yang serba cepat. Dukungan moral ini justru dapat mempererat ikatan di antara para pemain yang dipanggil, sekaligus memberikan motivasi bagi pemain Persib lainnya untuk tampil lebih baik di turnamen mendatang.
Laga berikutnya melawan Malaysia menjadi ujian krusial bagi skuad ini untuk merebut angka penuh di kandang. Herdman akan dihadapkan pada tugas menata lini tengah dan pertahanan tanpa kehadiran kapten yang biasanya menjadi pengatur tempo di Persib. Keberhasilan Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen dalam mengawal jalannya pertandingan akan sangat menentukan kelanjutan langkah Tim Merah Putih di fase grup. Jika mampu menang, kepercayaan diri tim akan terangkat signifikan, sebuah momentum yang akan sangat krusial menjelang fase berikutnya dari kompetisi.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Persib Bandung Hadapi Melbourne Victory di ACL 2: Jadwal, Strategi, dan Dampaknya pada Grup E

2.300 Atlet Padati GOR Ciracas, Liga Taekwondo DKI Jakarta Seri 14 Gencar Bidik Regenerasi Atlet Internasional

Persib Tampil Konsisten, Persija Rawan Terlempar dari Puncak Klasemen
