Romeny Sabet Penalti, Garuda Kunci Kemenangan 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Ole Romeny mencetak gol penalti di menit ke-74 untuk memastikan Timnas Indonesia unggul 2-0 atas Singapura dalam laga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (25/9). Kemenangan ini diraih setelah Singapura harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-72 akibat kartu merah untuk Safuwan Baharudin.
Sebelum Romeny mencetak gol kemenangan, Indonesia sudah memimpin 1-0 sejak babak pertama. Ragnar Oratmangoen membuka skor pada menit ke-13, memanfaatkan umpan terobosan dari Luke Vickery. Keunggulan ini bertahan hingga jeda babak pertama, dengan Garuda menunjukkan dominasi penguasaan bola di sektor tengah.
Babak kedua menyajikan momen krusial. Di awal babak kedua, tepatnya menit ke-47, Indonesia gagal menambah keunggulan setelah Romeny merebut bola dari kesalahan lini belakang Singapura, namun komunikasi yang buruk dengan Mitchell Baker membuat peluang terbuang. Bola akhirnya mendekati kiper Izwan Mahbud, yang berhasil mengamankan bola.
Permainan berubah drastis saat wasit melakukan tinjauan VAR pada menit ke-72. Tinjauan tersebut mengonfirmasi pelanggaran Safuwan Baharudin yang menjegal Mitchell Baker di depan kotak penalti. Hukumannya berat: kartu merah langsung. Singapura tidak punya waktu untuk beradaptasi dengan situasi 10 pemain, karena tendangan bebas Thom Haye langsung menghasilkan peluang emas.
Penalti untuk Indonesia diberikan setelah tendangan bebas Thom Haye mengenai tangan Song U Young. Romeny, yang ditunjuk sebagai eksekutor, mengecoh kiper Izwan Mahbud dengan tenang. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang, mengukir kemenangan penting bagi Timnas Indonesia di kandang sendiri dalam kompetisi SEA Games edisi baru ini.
Analisis Redaksi
Kartu merah Safuwan Baharudin adalah titik balik yang mematahkan momentum Singapura. Kehilangan satu pemain inti di area pertahanan membuat opsi serangan mereka, yang sudah terlihat lambat sejak babak pertama, menjadi lebih terbatas. Maarten Paes tampil solid, berhasil menggagalkan tembakan Song U Young di menit ke-58, yang menunjukkan bahwa tekanan Singapura masih ada meski mereka kalah jumlah pemain.
Penempatan Timnas Indonesia yang disiplin di bawah tekanan VAR menunjukkan kedewasaan skuad. Kemampuan Thom Haye dan Kevin Diks dalam memanfaatkan situasi bola mati menjadi faktor pembeda. Kemenangan 2-0 ini bukan sekadar hasil akhir, tetapi indikasi bahwa SEA Games edisi 2026 akan menjadi panggung di mana Indonesia benar-benar bersaing sebagai kandidat juara, bukan sekadar peserta formalitas.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Persib Bandung Hadapi Melbourne Victory di ACL 2: Jadwal, Strategi, dan Dampaknya pada Grup E

2.300 Atlet Padati GOR Ciracas, Liga Taekwondo DKI Jakarta Seri 14 Gencar Bidik Regenerasi Atlet Internasional

Persib Tampil Konsisten, Persija Rawan Terlempar dari Puncak Klasemen
