Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Menang Dramatis 3-2 atas China di Final Asian Games 2026

OlahragaMaya SariMaya SariSumber: CNN Olahraga
Maya Sari
Maya Sari
Wartawan Olahraga

Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Menang Dramatis 3-2 atas China di Final Asian Games 2026
BAGIKAN:

Moh Zaki Ubaidillah menjadi penentu kemenangan tim bulutangkis beregu putra Indonesia atas China dengan skor akhir 3-2 dalam perebutan medali emas Asian Games 2026. Pertandingan berlangsung sengit di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9), saat Indonesia bangkit dari ketertinggalan dua gim untuk merebut medali emas pertama dalam ajang tersebut.

Ubed harus bermain di bawah tekanan maksimal setelah tim Merah Putih tertinggal 0-2. Shi Yuqi dan ganda putra Liang Weikeng/Wang Chang berhasil menjungkalkan Jonatan Christie serta Fajar Alfian/Muh Shohibul Fikri di dua partai pembuka. Situasi berubah dramatis ketika Alwi Farhan mengalahkan Li Shifeng, disusul kemenangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin atas He Ji Ting/Liu Yi. Partai terakhir jatuh ke tangan Ubed yang berhasil menaklukkan Weng Hongyang.

Pertandingan Ubed melawan Weng Hongyang berlangsung menegangkan. Di gim pertama, Ubed nyaris menyerah setelah tertinggal 16-20. Lawan telah memeluk game point. Namun, pemain muda ini mampu menjaga konsentrasi dan memaksakan setting sebelum akhirnya merebut gim pembuka. Ketenangannya di momen krusial menjadi faktor pembeda yang membawa Indonesia ke kemenangan.

Usai laga, Ubed mengaku mengalami emosional yang campur aduk. Ia menyebut bahwa sebelum pertandingan dimulai, ia bahkan menghubungi orang tuanya untuk meminta doa. Dukungan dari rekan setim dan staf pelatih menjadi penenang yang membantunya meredakan ketegangan di lapangan. Ia berjanji akan memberikan performa terbaik demi tidak mengecewakan pihak yang telah mendukungnya.

Kemenangan ini menandai pencapaian historis bagi bulutangkis Indonesia di Asian Games 2026. Ubed, yang sebelumnya kurang mendapat sorotan sebesar seniornya, membuktikan kapasitasnya sebagai pemain kunci dalam duel perebutan emas. Peranannya dalam mengakhiri ketertinggalan dua gim menunjukkan mentalitas juara yang mulai terbentuk dalam skuad Merah Putih.

Analisis Redaksi

Peran Moh Zaki Ubaidillah dalam final ini lebih dari sekadar kemenangan personal. Ia menjadi simbol regenerasi yang berhasil diuji dalam tekanan tertinggi. Kemampuan membalikkan keadaan dari ketertinggalan 0-2 hingga 16-20 di gim krusial menunjukkan kematangan mental yang jarang dimiliki pemain muda. Faktor psikologis, termasuk dukungan keluarga dan tim, terbukti efektif dalam manajemen stres pertandingan.

Secara strategis, kemenangan ini memberikan modal besar bagi Indonesia di sektor tunggal putra. Jika tradisi dominasi tunggal putra Asia dipegang dengan kuat oleh pemain seperti Ubed di masa depan, Indonesia memiliki basis yang solid untuk mempertahankan supremasi. Namun, tantangan sesungguhnya muncul saat China mulai merotasi pemain atau meningkatkan intensitas persaingan di sektor ganda campur dan putra, yang selama ini menjadi benteng pertahanan mereka. Konsistensi performa Ubed dan rekan-rekannya di turnamen mendatang akan menjadi indikator krusial apakah kemenangan di Asian Games ini adalah anomali atau fondasi era baru.

Meow! Tanya Nesi!
😸