⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Erick Thohir Buka Kriteria Direktur Aset LPUK, Figur Ideal Harus Mumpuni

OlahragaMaya SariMaya SariSumber: Antara News
Maya Sari
Maya Sari
Wartawan Olahraga

Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Erick Thohir Buka Kriteria Direktur Aset LPUK, Figur Ideal Harus Mumpuni
BAGIKAN:

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir membeberkan kriteria figur ideal yang akan mengisi kursi Direktur Aset di Lembaga Pemasaran Olahraga (LPUK).

Pemaparan ini dilakukan oleh Erick Thohir dalam forum Indonesia Sports Summit 2026 yang berlangsung di Jakarta. Ia menekankan bahwa posisi tersebut membutuhkan sosok yang tidak hanya paham manajemen aset, tetapi juga memiliki integritas tinggi untuk mengelola sumber daya olahraga nasional secara profesional dan transparan.

Olahraga nasional tengah melakukan restrukturisasi tata kelola aset secara masif. LPUK dibentuk dengan mandat khusus untuk memonetisasi potensi komersial cabang olahraga dan fasilitas yang dikelola negara. Erick Thohir menyadari bahwa keberhasilan LPUK bergantung pada figur yang memimpin unit aset, karena mereka akan berhadapan langsung dengan investor, sponsor, dan berbagai regulasi keuangan yang kompleks.

Latar belakang pentingnya kriteria ketat ini terletak pada transformasi model pembiayaan olahraga di Indonesia. Selama ini, ketergantungan pada APBD dan APBN masih menjadi kendala bagi keberlanjutan program prestasi. Dengan adanya Direktur Aset yang kompeten, LPUK diharapkan bisa menjadi mesin penghasil dana mandiri yang mampu mendukung pembinaan atlet dari usia dini hingga tingkat internasional tanpa beban finansial berlebih bagi pemerintah pusat.

Dampak dari kepastian figur Direktur Aset ini akan dirasakan langsung oleh komunitas hiburan olahraga, khususnya liga-liga profesional dan event besar yang dikelola LPUK. Pengelolaan aset yang baik akan meningkatkan nilai komersial event, sehingga masyarakat bisa menikmati fasilitas olahraga yang lebih prima dan acara yang lebih berkualitas. Hal ini juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta yang ingin investasi di sektor olahraga dengan jaminan tata kelola yang rapi.

Analisis Redaksi

Langkah Erick Thohir untuk membuka kriteria secara eksplisit adalah sebuah sinyal positif bagi transparansi tata kelola. Namun, yang perlu diwaspadai adalah potensi 'elite capture' di mana figur yang terpilih mungkin terlalu berpihak pada kepentingan komersial semata, mengesampingkan misi sosial olahraga. Publik harus mengawasi apakah figur ini benar-benar berorientasi pada prestasi jangka panjang atau sekadar mengejar keuntungan cepat dari aset negara.

Secara logis, langkah selanjutnya akan melibatkan proses seleksi terbuka atau penunjukan langsung berdasarkan latar belakang profesional yang jelas. Jika seleksi terbuka, akan ada kompetisi sehat yang menguntungkan lembaga. Namun, jika penunjukan langsung, integritas figur menjadi satu-satunya jaminan. Kami akan memantau lebih lanjut siapa figur yang akhirnya menempati posisi tersebut dan bagaimana kinerjanya dalam merancang strategi monetisasi aset LPUK di tahun-tahun mendatang.

Meow! Tanya Nesi!
😸