Empat Adegan Baru di Endgame Encore Buka Pintu Menuju Avengers: Doomsday 2026

Selebriti
Ayu LestariAyu Lestari
Sumber: CNN Selebriti
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Empat Adegan Baru di Endgame Encore Buka Pintu Menuju Avengers: Doomsday 2026
BAGIKAN:

Avengers: Endgame Encore yang resmi tayang di bioskop Indonesia pada 23 September 2026 ini bukan sekadar pengulangan, melainkan jembatan naratif krusial. Film versi perpanjangan ini menyisipkan empat footage tambahan di akhir tanpa mengubah alur utama 2019, secara langsung merujuk pada kisah Avengers: Doomsday yang akan tayang Desember 2026 dan digarap oleh Russo Brothers dengan kembalinya Robert Downey Jr. dan Chris Evans.

Spoiler besar pertama datang dari perpanjangan adegan Steve Rogers di masa lalu. Dalam versi Encore, setelah Steve dan Peggy Carter berdansa, pintu terbuka dan Loki masuk mengenakan seragam dinas TVA. Loki menjawab pertanyaan Peggy dengan santai: "tidak, tapi aku bisa membantumu". Adegan ini mengonfirmasi trailer Juli 2026 bahwa keberadaan Steve adalah pemicu inkursi semesta.

Post-credit pertama menampilkan Bruce Banner yang tampak kusut di ruang bawah tanah, menjelaskan penelitiannya tentang pengaruh gamma pada Hulk. Tiba-tiba, sosok misterius beraksen muncul di belakang kamera, memicu perkelahian dan teriakan Hulk. Kamera jatuh, menampilkan garis hijau mirip lantai singgasana Doctor Doom, mengisyaratkan keterkaitan dengan gangguan Hulk dalam Spider-Man: Brand New Day yang dikuasai Jean Grey.

Post-credit kedua mengajak penonton ke ruangan kerja TVA yang sibuk. Mobius melihat layar alur semesta berbentuk Yggdrasil yang mulai melonggar. Peringatan tabrakan Bumi identik melonjak menjadi tiga ribu kasus dalam hitungan detik, termasuk Bumi E10005 (semesta X-Men) yang akan inkursi dengan Bumi E1127. Ouroboros (O.B) kemudian menyatakan "multiverse sedang runtuh".

Suara penutup adalah dentingan besi ditempa yang mengingatkan pada pembuatan Iron Man pertama di 2008. Namun, kamera menyorot sosok bertopeng emas yang serupa dengan Victor Von Doom, menutup cerita dengan misterius dan menegaskan bahwa ancaman Doomsday telah dimulai sejak akhir film sebelumnya.

Analisis Redaksi

Struktur empat adegan tambahan ini dirancang dengan presisi tinggi oleh Marvel Studios. Mereka tidak membuang waktu penonton dengan plot yang sama, melainkan menanamkan benih kekacauan kosmis yang menjadi fondasi Avengers: Doomsday. Fokus pada "inkursi" dan runtuhnya Yggdrasil menunjukkan bahwa ancaman kali ini bukan sekadar satu penjahat, melainkan kegagalan sistemik dalam hukum semesta yang memungkinkan multiverse tabrakan.

Kehadiran Bruce Banner yang terisolasi dan sosok beraksen misterius memberikan petunjuk bahwa konflik internal tim Avengers masih berlanjut di balik layar. Penempatan topeng emas Doom di akhir adalah sinyal klasik "big bad" telah bergerak, sementara rujukan ke X-Men (Bumi E10005) menegaskan integrasi penuh franchise Marvel yang lebih luas. Penonton harus waspada bahwa setiap detail kecil di sini akan berubah menjadi senjata atau kelemahan di film Desember nanti.

Meow! Tanya Nesi!
😸