Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Moeldoko Dipilih Lagi Pimpin PERIKLINDO Periode 2026-2031

Ekonomi & PasarSiti AmaliaSiti AmaliaSumber: CNN Ekonomi
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Moeldoko Dipilih Lagi Pimpin PERIKLINDO Periode 2026-2031
BAGIKAN:

Jenderal TNI (Purn) Moeldoko kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) untuk periode kepemimpinan 2026-2031. Keputusan ini diambil melalui Musyawarah Nasional (Munas) PERIKLINDO 2026 yang berlangsung di Nusantara Garden, The Dharmawangsa Jakarta, pada Selasa (22/9). Penunjukan ini menandai kelanjutan komando Moeldoko dalam memimpin asosiasi industri kendaraan listrik nasional selama lima tahun ke depan.

Munas 2026 memiliki signifikansi historis tersendiri bagi organisasi tersebut. Acara ini tercatat sebagai forum pertama sejak PERIKLINDO resmi didirikan pada 25 April 2021. Selain memilih pimpinan baru, munas juga berfungsi sebagai momentum evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepengurusan periode sebelumnya, yakni 2021-2026. Para peserta dan pengurus membahas pencapaian serta tantangan yang dihadapi selama lima tahun terakhir sebelum menetapkan arah strategis organisasi.

Dalam sambutannya, Moeldoko menegaskan bahwa keberlanjutan PERIKLINDO tidak semata-mata bergantung pada struktur internal atau jabatan kepengurusan. Ia menekankan bahwa esensi keberadaan organisasi terletak pada manfaat nyata yang diberikan kepada para anggota dan kontribusi positif bagi industri kendaraan listrik nasional secara keseluruhan. Perspektif ini menjadi landasan utama dalam menyusun program kerja mendatang.

"Organisasi bukan hanya tentang struktur kepengurusan. Yang lebih penting adalah seberapa besar organisasi mampu memberikan manfaat bagi anggotanya, membangun ekosistem yang sehat, dan menjadi mitra yang konstruktif bagi pemerintah," ujar Moeldoko dalam rilisnya yang diterima pada Rabu (23/9). Pernyataan tersebut menggarisbawahi pergeseran fokus dari formalitas birokrasi menuju dampak fungsional bagi pemangku kepentingan di sektor otomotif.

Untuk periode keduanya, mantan Kepala Staf Presiden itu memaparkan tiga pilar prioritas utama. Pertama, penguatan komunikasi dengan pemerintah guna memastikan kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri. Kedua, pengembangan ekosistem kendaraan listrik secara holistik, mulai dari hulu hingga hilir. Ketiga, peningkatan intensitas manfaat organisasi bagi anggota agar mereka merasa didukung penuh dalam persaingan pasar global.

Analisis Redaksi

Kelanjutan kepemimpinan Moeldoko di PERIKLINDO mencerminkan upaya konsolidasi antara kekuatan politik masa lalu dengan kebutuhan industrialisasi hijau saat ini. Dengan latar belakang militer dan pengalaman di lingkaran istana, Moeldoko diharapkan mampu menjembatani kesenjangan regulasi antara pelaku usaha dan pembuat kebijakan. Namun, tantangannya tetap berat; ia harus membuktikan bahwa organisasi profesi dapat berdiri tegak tanpa terjebak dalam dinamika politik praktis, sambil terus mendorong adopsi teknologi EV yang masih menghadapi hambatan infrastruktur dan biaya produksi.

Arah strategi 'hulu hingga hilir' menunjukkan kesadaran akan kompleksitas rantai pasok baterai dan komponen elektronik. Jika eksekusi program berjalan sesuai rencana, PERIKLINDO berpotensi menjadi katalisator investasi asing langsung (FDI) di sektor manufaktur kendaraan listrik. Sebaliknya, kegagalan menciptakan ekosistem yang sehat bisa membuat Indonesia sekadar menjadi pasar penjualan, bukan basis produksi. Publik perlu memantau apakah janji 'mitra konstruktif bagi pemerintah' benar-benar diterjemahkan menjadi insentif fiskal yang konkret bagi produsen lokal.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸