Leo/Daniel Kunci Tiket Final Beregu Putra Asian Games 2026
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

- Kemenangan dua gim langsung dengan skor telak 21-15, 21-13 ini menjadi poin ketiga bagi Merah Putih dalam laga yang berakhir 3-1 tersebut.
- Tampil sebagai ganda kedua, performa solid Leo/Daniel sekaligus memupus harapan Thailand untuk melanjutkan perjuangan hingga partai kelima.
- Dominasi mereka di lapangan terlihat jelas sejak awal pertandingan, menutup celah bagi lawan untuk mengembangkan permainan.
Ganda putra Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin memastikan langkah Indonesia ke final beregu putra Asian Games 2026 setelah menaklukkan pasangan Thailand, Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-Nga, di semifinal yang digelar di Ichinomiya, Rabu (23/9). Kemenangan dua gim langsung dengan skor telak 21-15, 21-13 ini menjadi poin ketiga bagi Merah Putih dalam laga yang berakhir 3-1 tersebut.
Tampil sebagai ganda kedua, performa solid Leo/Daniel sekaligus memupus harapan Thailand untuk melanjutkan perjuangan hingga partai kelima. Dominasi mereka di lapangan terlihat jelas sejak awal pertandingan, menutup celah bagi lawan untuk mengembangkan permainan. Hasil ini melengkapi rangkaian kemenangan beruntun Indonesia setelah sempat tertinggal akibat kekalahan Jonatan Christie dari Kunlavut Vitidsarn pada partai pertama dengan skor 17-21, 14-21.
Daniel mengungkapkan rasa syukurnya atas kontribusi penting yang ia berikan bersama Leo. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh rekan setim serta seluruh elemen yang menyemangati perjuangan atlet Indonesia di ajang multievent terbesar Asia tersebut. "Puji Tuhan kami bersyukur bisa menyumbang poin dan memastikan Indonesia lolos ke final, ini juga berkat dukungan dan support dari teman-teman semua," kata Daniel saat ditemui usai pertandingan di Ichinomiya, Rabu (23/9).
Kembali dipercaya turun setelah sebelumnya menelan kekalahan bukan perkara mudah secara mental. Namun, Daniel menegaskan kesiapan tim untuk mengikuti strategi pelatih tanpa terbebani hasil masa lalu. "Kami selalu siap bila dipercaya untuk diturunkan. Kami akan mengikuti strategi pelatih, jadi setelah kekalahan kemarin, kami dipercaya lagi untuk turun, ya pasti kami siap dan mempersiapkan diri dengan baik," ujar Daniel. Kepercayaan ini dilihatnya sebagai kesempatan emas untuk memperbaiki penampilan dan membuktikan kualitas terbaik mereka.
Senada dengan rekannya, Leo memilih fokus sepenuhnya pada pencarian poin kemenangan hari itu tanpa memikirkan kegagalan sebelumnya. Sikap profesionalisme tinggi ini terbukti efektif menjaga konsistensi permainan. "Kami tidak membayangkan atau memikirkan hasil kemarin, hari ini fokus saja cari poin kemenangan," tegas Leo. Kombinasi antara ketenangan pikiran dan eksekusi teknis yang presisi membuat mereka mampu mendikte jalannya pertandingan melawan wakil Thailand.
Analisis Redaksi
Kemenangan Leo/Daniel lebih dari sekadar tambahan poin; ini adalah bukti kedalaman skuad bulutangkis Indonesia yang mampu bangkit cepat setelah tekanan awal. Kemampuan untuk melepaskan diri dari bayang-bayang kekalahan sebelumnya menunjukkan kematangan mental para pemain muda yang kini memegang peran krusial. Dalam konteks bulutangkis Indonesia, dinamika tim seperti ini sering kali menjadi pembeda utama antara medali perak dan emas di panggung besar.
Menghadapi final, pernyataan Daniel bahwa tim paling siaplah yang akan menang menjadi peringatan keras bagi calon lawan. Persiapan fisik memang vital, namun stabilitas psikologis pasca-kalah adalah aset tak ternilai. Publik perlu mencermati apakah pola rotasi dan manajemen stres ini dapat dipertahankan oleh pelatih hingga laga puncak. Jika konsisten, peluang Indonesia merebut gelar juara beregu putra sangat terbuka lebar, mengingat momentum positif sedang berada di pihak mereka.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Piala Asia 2027 Diundur, Timnas Indonesia Berpotensi Catat Sejarah Baru Berkat Waktu Tambahan John Herdman

Laga Penuh Drama di Medan: Persija Ditahan Imbang PSMS Lewat Gol Penentu Phillerson

Verdonk Starter, Lille Amankan Hasil Imbang 0-0 dari Bodo/Glimt
