Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

AS Monaco Puncaki Klasemen Liga Prancis Pekan Kelima, PSG Tertahan di Peringkat Enam

OlahragaMaya SariMaya SariSumber: Antara News
Maya Sari
Maya Sari
Wartawan Olahraga

Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

AS Monaco Puncaki Klasemen Liga Prancis Pekan Kelima, PSG Tertahan di Peringkat Enam
BAGIKAN:

AS Monaco resmi menduduki puncak klasemen sementara Liga Prancis musim 2026/27 hingga pekan kelima usai mengoleksi 13 poin. Pencapaian ini sekaligus menempatkan raksasa Paris Saint-Germain (PSG) tertinggal cukup jauh di peringkat keenam pada fase awal kompetisi yang baru berjalan lima laga.

Tiga belas poin dari lima pertandingan bukan angka kebetulan bagi Monaco. Tim asuhan pelatih kepala mereka tampil konsisten sejak peluit pertama dibunyikan pada awal musim. Mereka memaksimalkan setiap peluang di lapangan untuk mengamankan posisi teratas tabel klasemen yang biasanya menjadi langganan tim-tim beranggaran besar.

Situasi kontras justru membayangi kamp PSG. Klub ibu kota yang selama satu dekade terakhir mendominasi sepak bola Prancis kini harus puas duduk di peringkat enam. Posisi tersebut jelas bukan tempat yang nyaman bagi skuad bintang yang terbiasa mengangkat trofi Ligue 1 di akhir musim.

Liga Prancis musim 2026/27 memang menyajikan dinamika berbeda sejak pekan pembuka. Persaingan tidak lagi berjalan monoton dengan satu atau dua kandidat juara. Beberapa klub memanfaatkan masa transisi dan adaptasi taktik untuk mencuri poin maksimal sebelum jeda internasional tiba.

Bagi publik sepak bola Prancis, pergeseran peta kekuatan ini membawa angin segar. Penonton mendapat sajian kompetisi yang lebih ketat dan sulit ditebak. Setiap pekan menawarkan drama baru ketika tim-tim yang sebelumnya dianggap kuda hitam mampu menantang hegemoni klub-klub kaya secara langsung di atas rumput.

Konsistensi Monaco mengumpulkan 13 poin dalam lima laga awal membuktikan bahwa persiapan pramusim mereka berjalan efektif. Tidak ada ruang untuk kompromi saat menghadapi lawan-lawan yang secara historis lebih diunggulkan di atas kertas.

Analisis Redaksi

Angka 13 poin dari lima laga menunjukkan rasio kemenangan yang sangat tinggi bagi AS Monaco. Dalam kalkulasi sederhana, mereka rata-rata meraup 2,6 poin per pertandingan. Jika ritme ini bertahan hingga putaran kedua, total poin mereka di akhir musim bisa menembus batas psikologis yang biasanya hanya dicapai oleh juara bertahan. Dominasi awal ini bukan sekadar keberuntungan jadwal, melainkan hasil dari sistem permainan yang sudah matang sejak hari pertama latihan.

Terperosoknya PSG ke peringkat enam patut dibaca sebagai sinyal peringatan keras bagi manajemen klub. Sepak bola modern tidak mengenal nama besar di atas lapangan hijau. Ketika investasi besar tidak diimbangi kohesi taktik dan mentalitas juara dari ruang ganti, keterpurukan di awal musim akan menjadi beban psikologis yang berat bagi para pemain inti mereka.

Langkah selanjutnya yang paling logis adalah melihat bagaimana kedua tim merespons tekanan pada pekan keenam dan ketujuh. Monaco akan diuji kemampuannya mempertahankan fokus saat menghadapi tim-tim papan tengah yang bermain tanpa beban. Sementara itu, PSG wajib segera menemukan formula kemenangan beruntun jika tidak ingin jarak poin dengan pemuncak klasemen melebar terlalu jauh sebelum paruh pertama musim berakhir. Paris Saint-Germain tidak punya waktu untuk bereksperimen lagi.

Meow! Tanya Nesi!
😸