Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Raphinha Cetak 12 Gol dalam Tujuh Laga, Pecahkan Rekor Messi di Barcelona dan Kejar Catatan Ronaldo

OlahragaMaya SariMaya SariSumber: CNN Olahraga
Maya Sari
Maya Sari
Wartawan Olahraga

Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Raphinha Cetak 12 Gol dalam Tujuh Laga, Pecahkan Rekor Messi di Barcelona dan Kejar Catatan Ronaldo
BAGIKAN:

Dua hattrick beruntun membawa Raphinha mengukir 12 gol dari tujuh laga awal La Liga musim ini. Angka tersebut resmi melampaui catatan terbaik Lionel Messi dalam periode yang sama di Barcelona sekaligus menempatkan winger asal Brasil itu hanya selangkah di belakang rekor Cristiano Ronaldo.

Puncak produktivitas Raphinha terjadi saat ia membobol gawang Sevilla tiga kali. Hattrick ke gawang Sevilla itu bukan kejadian tunggal. Mengacu pada dua laga terakhir, pemain sayap ini selalu mencetak hattrick sehingga torehan golnya melonjak drastis ke angka 12. Ketajaman semacam ini jarang muncul bahkan dari penyerang murni sekalipun.

Data Opta menegaskan posisi historis pencapaian tersebut. Catatan terbaik Messi dalam tujuh pekan awal La Liga adalah 11 gol yang ia bukukan pada musim 2017/2018. Raphinha kini melewati batas itu. Namun rekor absolut kompetisi masih dipegang Ronaldo dengan 13 gol dalam tujuh laga awal musim 2014/2015. Jarak satu gol membuat perburuan rekor ini tetap terbuka lebar.

Konsistensi menjadi kata kunci permainan Raphinha di awal musim ini. Dari tujuh laga yang dimainkan, hanya satu pertandingan ia gagal menjebol gawang lawan. Momen itu terjadi ketika Barcelona mengalahkan Levante dengan skor 4-2. Gagal mencetak gol bukan berarti ia hilang pengaruh. Pada laga melawan Levante tersebut, Raphinha menorehkan dua assist.

Tren tajam ini melanjutkan grafik positif karier sang pemain di Camp Nou. Musim lalu, meski beberapa kali diganggu cedera, Raphinha mencetak total 21 gol dan 8 assist dalam 33 laga di seluruh kompetisi. Catatan terbaiknya terekam pada musim 2024/2025 ketika ia membukukan 34 gol dan 26 assist dari 57 laga di semua ajang. Angka-angka itu membuktikan evolusinya dari sekadar pelengkap menjadi ujung tombak utama.

Dampak ketajaman individu ini langsung terasa pada mesin tim secara keseluruhan. Barcelona mempertahankan rekor 100 persen menang dari tujuh laga awal La Liga. Posisi Blaugrana kini perkasa di puncak klasemen sementara dengan keunggulan enam poin atas Real Madrid dan Real Betis yang belum memainkan pertandingan pekan ketujuh mereka.

Analisis Redaksi

Melewati standar produktivitas Messi dalam periode waktu yang sama bukanlah pencapaian sembarangan. Fakta bahwa Raphinha melakukannya sambil menyumbang assist menunjukkan pergeseran peran yang matang. Ia tidak lagi sekadar menunggu bola di sisi lapangan melainkan mengambil alih tanggung jawab penyelesaian akhir tanpa mengorbankan fungsi distribusi serangan tim.

Satu gol pemisah dari rekor Ronaldo di musim 2014/2015 akan menjadi beban psikologis tersendiri pada laga-laga berikutnya. Lawan tentu akan menerapkan penjagaan ekstra ketat untuk menghentikan lajunya. Di sinilah kualitas skuad Barcelona diuji. Jika lini serang lain mampu memanfaatkan ruang yang tercipta akibat fokus pertahanan lawan pada Raphinha, dominasi Blaugrana di klasemen bisa bertahan jauh lebih lama.

Riwayat cedera musim lalu patut menjadi catatan waspada bagi staf kepelatihan. Memaksakan menit bermain demi mengejar rekor individual berisiko memicu masalah fisik jangka panjang. Manajemen beban kerja yang presisi akan menentukan apakah produktivitas tujuh pekan awal ini menjadi fondasi musim yang utuh atau sekadar ledakan singkat sebelum performa menurun drastis di paruh kedua kompetisi.

Meow! Tanya Nesi!
😸