Gol Brittijn Bawa Fortuna Sittard Kalahkan Willem II, Hubner dan Romeny Main Sejak Awal
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Fortuna Sittard yang diperkuat Justin Hubner dan Ole Romeny berhasil mengalahkan Willem II yang menurunkan Nathan Tjoe-A-On dalam lanjutan Eredivisie, Minggu (20/9) dini hari WIB. Kemenangan tipis ini ditentukan oleh gol tunggal Philip Brittijn di menit ke-80, sekaligus memperlebar jarak antara kedua tim di papan klasemen Liga Belanda.
Pelatih Fortuna Sittard, Danny Buijs, langsung memasang dua pemain berdarah Indonesia itu sejak peluit pertama dibunyikan. Hubner dipercaya mengawal lini belakang sebagai bek tengah. Romeny beroperasi di sisi lapangan sebagai pemain sayap. Keduanya tampil menekan pertahanan lawan sebelum Romeny akhirnya ditarik keluar pada menit ke-59 untuk digantikan Lequincio Zeefuik.
Di kubu seberang, Nathan Tjoe-A-On berjuang keras membendung serangan tuan rumah dari pos bek kiri. Ia bertahan di atas lapangan selama 71 menit. Pelatih Willem II kemudian menggantinya dengan Per Van Loon saat pertandingan mulai memasuki fase krusial menjelang akhir babak kedua.
Kebuntuan skor baru pecah sepuluh menit jelang waktu normal berakhir. Philip Brittijn menjadi pembeda lewat gol yang ia bukukan di menit ke-80. Satu gol itu cukup membuat seluruh upaya Willem II menyamakan kedudukan hingga wasit meniup peluit panjang berujung sia-sia.
Tambahan tiga poin dari laga lawan Willem II membuat Fortuna Sittard kini mengoleksi 13 poin dari tujuh laga awal. Catatan tersebut menempatkan mereka di peringkat keenam klasemen. Jaraknya hanya satu poin dari Ajax Amsterdam yang bercokol di posisi keempat. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Willem II masih terjerembab di posisi juru kunci. Nathan dan kawan-kawan baru mengoleksi dua poin dari tujuh laga awal musim ini.
Persaingan di puncak klasemen Liga Belanda sendiri berlangsung ketat. PSV Eindhoven menguasai posisi teratas dengan 16 poin meski belum memainkan laga pekan ketujuh mereka. AZ Alkmaar menempel persis di posisi kedua dengan catatan poin identik 16 angka, juga belum bertanding pekan ini. Feyenoord membayangi di urutan ketiga dengan koleksi 14 angka dan status laga pekan ketujuh yang sama-sama belum digelar.
Analisis Redaksi
Kemenangan Fortuna Sittard bukan sekadar hasil biasa bagi klub seukuran mereka. Mengumpulkan 13 poin dari tujuh laga awal dan hanya tertinggal satu angka dari raksasa seperti Ajax Amsterdam menunjukkan konsistensi taktik Danny Buijs sedang berada di jalur yang tepat. Kepercayaan penuh kepada Hubner sebagai bek tengah sejak menit pertama membuktikan staf pelatih menilai kematangan membaca permainannya sudah memenuhi standar Eredivisie.
Bagi Willem II, situasi jauh lebih mengkhawatirkan. Terjebak di dasar klasemen dengan hanya dua poin dari tujuh pertandingan adalah alarm bahaya degradasi yang tidak bisa diabaikan. Penarikan Nathan Tjoe-A-On di menit ke-71 mengindikasikan staf pelatih membutuhkan penyegaran taktis karena skema pertahanan yang diterapkan gagal menahan tekanan tuan rumah menjelang akhir laga.
Ketatnya persaingan di papan atas menambah dimensi menarik kompetisi musim ini. Fakta bahwa PSV Eindhoven, AZ Alkmaar, dan Feyenoord sama-sama belum memainkan laga pekan ketujuh berarti klasemen sementara bisa berubah drastis dalam beberapa hari ke depan. Fortuna Sittard punya peluang emas memanfaatkan momentum kemenangan ini untuk terus menempel kelompok empat besar jika mampu menjaga stabilitas performa di Liga Belanda pekan-pekan berikutnya.

