⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.2 di 210 km WNW of Abepura, Indonesia pada 19/9/2026, 11.18.35. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.

Pakar Afsel: Keketuaan China di BRICS 2027 Perdalam Kerja Sama Praktis

Dunia
Budi SantosoBudi Santoso
Sumber: Antara News
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Pakar Afsel: Keketuaan China di BRICS 2027 Perdalam Kerja Sama Praktis
BAGIKAN:

Keketuaan China di BRICS pada 2027 diprediksi akan membuka peluang baru untuk semakin memperdalam kerja sama praktis di antara negara-negara anggota blok ekonomi emerging tersebut. Proyeksi ini disampaikan oleh seorang pakar dari Afrika Selatan yang menilai momentum kepemimpinan Beijing akan menjadi katalisator penting bagi integrasi yang lebih nyata.

Fokus utama dari periode keketuaan China nanti bukan sekadar retorika diplomasi, melainkan implementasi konkret dalam berbagai sektor strategis. Kerja sama praktis ini diharapkan dapat menjembatani perbedaan kepentingan nasional masing-masing anggota demi tercapainya tujuan kolektif yang lebih solid dan berdampak langsung bagi perekonomian rakyat.

Sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar dalam kelompok BRICS, China memiliki kapasitas finansial dan infrastruktur politik untuk mendorong agenda-agenda yang selama ini terhambat oleh birokrasi atau ketidaksepakatan teknis. Pengalaman Beijing dalam mengelola inisiatif multilateral sebelumnya menjadi modal utama untuk memastikan roda kerjasama berjalan lebih efisien.

Dinamika internal BRICS memang selalu menarik untuk dicermati, mengingat keragaman latar belakang politik dan ekonomi anggotanya. Kehadiran China sebagai ketua akan menguji kemampuan blok ini dalam menjaga kohesi di tengah tekanan geopolitik global yang kian kompleks, terutama terkait isu perdagangan dan keamanan energi.

Bagi publik dan pelaku usaha di negara anggota, termasuk Indonesia yang terus memantau perkembangan blok ini, sinyal penguatan kerja sama praktis merupakan indikator positif. Hal ini dapat membuka akses pasar yang lebih luas serta stabilitas rantai pasok yang sangat dibutuhkan di tengah ketidakpastian ekonomi dunia saat ini.

Analisis Redaksi

Langkah China untuk memperdalam kerja sama praktis menandakan pergeseran strategi BRICS dari forum diskusi menuju aksi nyata. Ini adalah respons logis terhadap kritik selama ini bahwa BRICS terlalu banyak bicara namun minim hasil tangible bagi masyarakat umum. Jika berhasil, preseden ini bisa mengubah tatanan ekonomi global yang selama ini didominasi institusi Barat.

Namun, tantangan terbesar tetap terletak pada sinkronisasi regulasi dan kepercayaan antar anggota. China harus mampu bersikap inklusif dan tidak dominan agar tidak memicu kekhawatiran hegemoni baru. Keberhasilan keketuaan China nanti akan sangat ditentukan oleh kemampuannya mendengarkan aspirasi anggota lain, bukan hanya memaksakan agenda tunggal Beijing.

Meow! Tanya Nesi!
😸