Monaco ke Puncak Klasemen Usai Tundukkan Lens 2-1 di Pekan Kelima
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.
AS Monaco menduduki puncak klasemen Liga Prancis usai mengalahkan RC Lens dengan skor 2-1 pada pekan kelima yang berlangsung di Stadion Louis II, Minggu malam WIB. Kemenangan itu membawak Les Monégasques mengumpulkan 13 poin dari lima laga, menggeser Paris Saint-Germain yang kini harus puas duduk di posisi kedua dengan selisih gol yang lebih tipis.
Laga di kebun sendiri berlangsung ketat sejak menit awal. Monaco menunjukkan intensitas pressing tinggi yang memaksa pertahanan Lens melakukan kesalahan fatal di babak pertama, memungkinkan tuan rumah mencetak dua gol keuntungan. Lens bangkit di babak kedua dan sempat mengecilkan ke 2-1 lewat serangan balik yang tajam, namun ketahanan lini belakang Monaco di menit-menit akhir memastikan tiga poin utuh tetap bertengger di pesisir Côte d'Azur.
Posisi puncak ini menandakan awal musim yang konsisten bagi skuad pelatih Adi Hütter yang baru saja kehilangan bintangnya Wissam Ben Yedder di musim panas lalu. Tanpa penyerang andalan tersebut, Monaco justru menampilkan permainan kolektif yang lebih fluida, membagikan beban mencetak gol ke beberapa nama seperti Breel Embolo dan Maghnes Akliouche yang kini jadi andalan baru di lini depan.
Bagi Lens, kekalahan ini menjadi pukulan berat setelah mereka sempat memimpin klasemen sementara di pekan sebelumnya. Tim besutan Will Still kini terpuruk ke pertengahan klasemen dengan tujuh poin, mencatatkan dua kekalahan dalam tiga laga terakhir. Kelemahan di sektor tengah pertahanan saat menghadapi transisi cepat Monaco jadi catatan rumah yang harus segera diperbaiki sebelum menghadapi jadwal padat bulan depan.
Kenaikan Monaco ke posisi teratas mengirim sinyal kuat ke seluruh liga bahwa gelar juara musim lalu PSG akan menghadapi lawan yang lebih serius dibandingkan musim sebelumnya. Meskipun baru pekan kelima, selisih poin yang minim di bagian atas klasemen menjanjikan perebutan gelar yang terbuka lebar, jauh berbeda dari dominasi satu tim yang terjadi belakangan ini.
Analisis Redaksi
Kepemimpinan klasemen dini ini lebih dari sekadar angka; ia membuktikan proyek regenerasi Monaco berjalan sesuai skenario. Kehilangan kapten dan penyerang tertua justru memicu munculnya hierarki baru di ruang ganti, di mana pemain muda diberi kepercayaan penuh tanpa beban menggantikan figur legendaris. Jika Hütter mampu menjaga keseimbangan mental skuad saat menghadapi Liga Champions dan jadwal liga yang bertumpuk, Monaco punya peluang nyata mengganggu hegemon PSG.
Yang perlu diwaspadai adalah ketahanan fisik dan mental di fase kritis musim. Monaco punya jadwal padat Oktober mendatang dengan derbi melawan Nice dan laga lawan PSG itu sendiri. Dua laga itu akan menjadi batu uji apakah posisi puncak ini momen sesaat atau fondasi jangka panjang. Untuk Lens, prioritas utama bukan panik, tapi memperbaiki struktur pertahanan yang gampang tembus saat dihadapkan pada tekanan tinggi.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Judoka Muda Sashenka Persembahkan Medali Perunggu Historis bagi Indonesia di YOG Dakar

Sassuolo Terjun Bebas: Jay Idzes dkk Terancam Masuk Zona Degradasi usai Raih 1 Poin dari 6 Laga

Klasik PSMS vs Persija Pembuka: Duel Bersejarah Kembali di League Cup 2026/2027
