Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Ledakan dan Asap Hitam Guncang Bandara King Khalid Riyadh, Penerbangan Terganggu

DuniaSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Internasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Ledakan dan Asap Hitam Guncang Bandara King Khalid Riyadh, Penerbangan Terganggu
BAGIKAN:

Suara ledakan keras diikuti kepulan asap hitam mengguncang Bandara King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu (19/9). Insiden ini terjadi sesaat setelah otoritas setempat mengeluarkan peringatan dini terkait potensi bahaya serangan udara. Gangguan tersebut langsung berdampak signifikan terhadap operasional penerbangan, memicu kekhawatiran luas di tengah memanasnya ketegangan regional.

Dua warga yang berada di lokasi melaporkan melihat kobaran api dan asap pekat berasal dari area dekat bandara. "Ke arah bandara kami melihat asap hitam dan api," ujar salah satu saksi mata sebagaimana dikutip dari laporan AFP. Kesaksian ini diperkuat oleh laporan lain yang menyebutkan adanya suara ledakan yang terdengar jelas di beberapa titik sekitar wilayah tersebut.

Informasi lebih lanjut mengindikasikan bahwa sebuah tangki bahan bakar milik Aramco di area bandara turut terbakar dalam insiden itu. Petugas pemadam kebakaran terlihat berupaya memadamkan api yang telah menghanguskan tangki tersebut. Meskipun upaya penanganan dilakukan, kerusakan fisik pada infrastruktur pendukung bandara menjadi tidak terhindarkan.

Dampak operasional terasa seketika. Situs pelacakan pesawat FlightRadar24 mencatat adanya masalah besar di bandara, termasuk pembatalan dan penundaan penerbangan dalam skala signifikan. Bandara Internasional King Khalid Riyadh tercatat berada di bawah indeks gangguan maksimum dengan angka 5,0, yang menandakan masalah serius berupa penundaan lama dan sejumlah penerbangan yang dibatalkan.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas ledakan tersebut. Pemerintah Arab Saudi juga belum merilis pernyataan resmi terkait identitas pelaku. Namun, kejadian ini muncul hanya beberapa jam setelah peringatan serangan udara dikeluarkan oleh pihak berwenang semalam sebelumnya, di mana warga mendengar rentetan ledakan berbeda di berbagai wilayah.

Analisis Redaksi

Insiden ini merupakan eskalasi nyata dari peringatan pertama yang dikeluarkan Arab Saudi sejak ketegangan terbaru dengan kelompok Houthi meningkat. Serangan balasan yang dilancarkan Houthi sepanjang bulan ini, serta respons udara dari Riyadh yang dibantu sekutu Amerika Serikat, menciptakan siklus kekerasan yang sulit diredam. Kegagalan mendeteksi atau mencegah serangan hingga ke area vital seperti bandara menunjukkan celah keamanan yang perlu dievaluasi ulang secara mendesak.

Ketiadaan klaim tanggung jawab segera setelah insiden adalah pola umum dalam konflik asimetris semacam ini, namun dampaknya terhadap stabilitas ekonomi dan logistik sangat nyata. Indeks gangguan maksimum di bandara utama Riyadh bukan sekadar angka statistik, melainkan indikator kerentanan infrastruktur strategis negara. Dunia internasional perlu mewaspadai potensi perluasan target serangan yang dapat mengganggu pasokan energi global, mengingat keterlibatan Aramco dalam insiden ini.

Meow! Tanya Nesi!
😸