KPop Demon Hunters Kembali ke Top 10 Netflix Global di Pekan Ke-64
Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Film animasi peraih Piala Oscar, KPop Demon Hunters, membuktikan ketangguhan luar biasa dengan kembali masuk daftar Top 10 Film Global Netflix pada pekan ke-64. Pencapaian ini menandai rekor impresif bertahan lama di tengah gempuran konten baru yang terus bermunculan di platform streaming terbesar dunia tersebut.
Merujuk pada catatan resmi platform untuk periode 7 hingga 13 September 2026, film berdurasi 1 jam 40 menit ini mengamankan posisi kedelapan. Dalam sepekan, karya tersebut mengantongi 2,8 juta views dan mencatatkan total 4,6 juta jam waktu tonton. Angka ini cukup untuk mengungguli pesaing ketat di papan bawah tangga lagu global.
Keberhasilan ini terjadi setelah film tersebut sempat terlempar satu pekan dari persaingan pada minggu sebelumnya. Namun, penonton dunia kembali melirik karya ini, menunjukkan bahwa daya tarik naratif dan visualnya belum pudar. Capaian di pekan ke-64 yang diraih secara tak berurut ini terbilang langka mengingat persaingan yang makin sesak oleh judul-judul baru.
Posisi puncak pekan ini dikuasai pendatang baru Why Did I Get Married Again? yang langsung tancap gas meraup 19,3 juta penayangan pada pekan perdananya. Mengekor persis di bawahnya, ada The Whisper Man yang menempati peringkat kedua dengan 12,7 juta views di minggu ketiganya, sementara Turning Point: Generation 9/11 menyusul di urutan ketiga lewat angka 5,9 juta penayangan.
Di papan bawah, KPop Demon Hunters berhasil mengungguli animasi klasik Shrek. Karakter ogre hijau tersebut harus puas mengekor di posisi kesembilan dengan torehan 2,7 juta penayangan pada pekan ke-18 penayangannya. Stamina panjang ini sejalan dengan dominasi mereka sepanjang awal tahun, di mana film ini sudah mengunci predikat sebagai film keempat paling laris ditonton di seluruh dunia dalam laporan What We Watched Netflix periode Januari hingga Juni 2026, dengan angka penayangan mencapai 130,4 juta views.
Analisis Redaksi
Ketahanan KPop Demon Hunters selama lebih dari satu tahun di daftar teratas bukan sekadar keberuntungan, melainkan indikator kuat dari perubahan pola konsumsi audiens global. Penonton tidak lagi hanya terpaku pada rilis terbaru, tetapi juga memberikan ruang bagi konten berkualitas yang memiliki resonansi emosional mendalam. Fakta bahwa film ini mampu bangkit kembali setelah tersingkir sesaat menunjukkan adanya basis penggemar yang loyal dan mekanisme rekomendasi algoritma yang efektif mempertahankan relevansi konten lama.
Dominasi ini juga menjadi peringatan bagi produsen konten lain bahwa kualitas cerita dan eksekusi artistik tetap menjadi raja, bahkan di era yang dibanjiri oleh produksi massal. Kemampuan film animasi ini bersaing dengan judul live-action populer dan waralaba raksasa seperti Shrek membuktikan bahwa batas genre semakin kabur. Ke depan, industri perlu memperhatikan bagaimana strategi pemasaran jangka panjang dapat mengubah sebuah film dari sekadar tontonan sesaat menjadi bagian dari budaya pop yang berkelanjutan.
BERITA TERKAIT (Selebriti)

Lima Sinema Drama China Terbaru November 2026: dari Romansa VR hingga Intrik Balas Dendam Kerajaan

Rayakan 10 Tahun, 'Your Name' Kembali Putar di Bioskop Indonesia Beserta Kesan Visual 4K

Bioskop Trans TV Perkenalan Civil War (2024) di Layar Kaca, Hadirkan Rangkaian Film Aksi dan Horor 2-8 November 2026
