Infantino Ucapkan Selamat dan Konfirmasi Kehadiran di FIFA ASEAN Cup 2026
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, secara resmi mengucapkan selamat kepada Indonesia dan Hong Kong jelang penyelenggaraan perdana FIFA ASEAN Cup 2026 melalui unggahan media sosial pada Sabtu (19/9) pagi waktu Indonesia. Dalam pesan singkat namun penuh antusiasme tersebut, pemimpin tertinggi sepak bola dunia itu menegaskan bahwa turnamen baru ini merupakan wujud nyata dari esensi FIFA untuk menciptakan kompetisi yang benar-benar mendunia.
Infantino menyatakan kegembiraannya menyambut ajang spektakuler di kawasan Asia Tenggara ini seraya menjanjikan kehadiran fisiknya untuk menyaksikan langsung pertandingan. "Jadi, FIFA ASEAN Cup akan dimulai tidak lama lagi. Saya akan datang, saya akan menikmatinya," ujar mantan Sekretaris Jenderal UEFA itu. Ia menambahkan bahwa jutaan penggemar di seluruh dunia, khususnya di Asia Tenggara serta dua negara tuan rumah, Hong Kong dan Indonesia, akan turut menikmati gelaran bergengsi ini.
Meski memastikan bakal hadir, Infantino tidak merinci stadion spesifik mana yang akan dikunjunginya selama turnamen berlangsung. Fokus pernyataannya lebih tertuju pada semangat kompetisi yang akan menghadirkan wajah sepak bola Asia dengan emosi dan gairah besar. Undangan terbuka bagi seluruh pecinta sepak bola untuk menyaksikan perhelatan akbar ini menjadi penutup dari narasi utama sang presiden dalam unggahannya.
Dalam kesempatan yang sama, sosok yang tengah menjadi sorotan akibat rencana penjualan saham Piala Dunia itu menyampaikan apresiasi khusus kepada dua pemimpin federasi sepak bola tuan rumah. Ia menyebut nama Presiden Pui Kwan Kay dari Federasi Sepak Bola Hong Kong dan Presiden Erick Thohir dari Federasi Sepak Bola Indonesia atas dedikasi mereka.
"Terima kasih dan selamat untuk Presiden Pui Kwan Kay dan kepada Presiden Erick Thohir, untuk tim mereka, masyarakat mereka, negara mereka, untuk mewujudkan ajang baru FIFA yang spektakuler ini," tutur Infantino. Pengakuan langsung dari pucuk pimpinan FIFA ini menjadi validasi kuat bagi kerja keras kedua federasi dalam membawa turnamen regional ini ke panggung global, menandai babak baru bagi sejarah sepak bola di kawasan ASEAN.
Analisis Redaksi
Kehadiran dan ucapan langsung dari Gianni Infantino bukan sekadar protokol diplomatik biasa, melainkan sinyal kuat bahwa FIFA menempatkan ASEAN Cup sebagai prioritas strategis dalam ekspansi pasar sepak bola global. Dengan menyebut turnamen ini sebagai "esensi FIFA", organisasi induk sepak bola dunia seolah ingin menggeser persepsi bahwa kompetisi besar hanya milik Eropa atau Amerika Selatan, sekaligus memberikan legitimasi penuh agar turnamen ini tidak dianggap sebelah mata oleh peserta maupun penonton.
Namun, ada dinamika menarik di balik pujian ini mengingat posisi Infantino yang sedang mendapat sorotan tajam terkait rencana kontroversial penjualan saham Piala Dunia. Dukungan penuh terhadap event regional seperti di Indonesia dan Hong Kong bisa dibaca sebagai langkah cerdas untuk membangun narasi positif dan mengalihkan perhatian dari isu korporatisasi sepak bola yang menuai kritik, sembari memperkuat basis dukungan di benua dengan populasi terbesar ini.
Ke depan, tantangan sesungguhnya bagi Erick Thohir dan Pui Kwan Kay adalah menerjemahkan euforia awal ini menjadi eksekusi lapangan yang mulus. Janji kedatangan Infantino akan menjadi ujian nyata bagi kesiapan infrastruktur dan manajemen kedua negara tuan rumah; kegagalan teknis sekecil apa pun saat sang presiden hadir nanti dapat mengubah narasi sukses ini menjadi blunder internasional yang merugikan kredibilitas sepak bola Asia Tenggara.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Judoka Muda Sashenka Persembahkan Medali Perunggu Historis bagi Indonesia di YOG Dakar

Sassuolo Terjun Bebas: Jay Idzes dkk Terancam Masuk Zona Degradasi usai Raih 1 Poin dari 6 Laga

Klasik PSMS vs Persija Pembuka: Duel Bersejarah Kembali di League Cup 2026/2027
