Selasa, 3 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

PAC: Dari Mimika ke Panggung Asia, Atlet Papua Buktikan Potensi Tak Terbatas

OlahragaEka SaputraEka SaputraSumber: CNN Olahraga
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

PAC: Dari Mimika ke Panggung Asia, Atlet Papua Buktikan Potensi Tak Terbatas
BAGIKAN:

Papua Athletics Center (PAC) telah melahirkan tiga rekor nasional junior dalam setahun terakhir sekaligus mengirim atlet ke panggung Asian Games 2026, membuktikan bahwa pembinaan atletik berkualitas bisa tumbuh subur di tanah Papua tanpa harus bergantung pada fasilitas di Pulau Jawa.

Dibangun pada 2022 melalui kemitraan strategis antara Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) dan PT Freeport Indonesia (PTFI), PAC bermarkas di Mimika Sport Complex (MSC) โ€” kompleks olahraga lengkap dengan stadion atletik, lapangan sepak bola rumput alami dan sintetis, hall basket indoor, gym, hingga wisma atlet. Di sinilah 19 atlet dari pelosok Papua mendapatkan pembinaan terprogram: latihan teknis, asupan nutrisi diatur ahli gizi, sport massage, hingga pendampingan psikolog.

Hasilnya nyata. Kresensia Mobok Ndiken memecahkan Rekor Nasional Lempar Lembing U-20 Putri dengan lemparan 44,72 meter di Philippine Athletics Championship. Lina Hisage mencetak Rekor Nasional Tolak Peluru U18 Putri 14,72 meter di 14th ASEAN Schools Games di Brunei. Di sisi putra, Silfanus Ndiken mengukir Rekor Nasional Lempar Lembing 71,03 meter di LPS Kejurnas Atletik dan Indonesia U1 Open Championships, sekaligus dipersiapkan memperkuat kontingen Indonesia di Asian Games 2026 di Nagoya.

"Minder itu manakala atlet itu baru latihan, belum punya jam terbang," ujar Ronald Letsoin, pelatih sprint dan long sprint PAC. "Tetapi kalau punya jam terbang levelnya sudah seperti di pelatnas, jadi sudah tidak minder. Bahkan punya motivasi lebih tinggi." Engel Birthwiai, rekan pelatihnya, menambahkan strategi mental: atlet hanya dibawa ke kejuaraan setelah melewati titik maksimal latihan, agar keyakinan terbangun dari bukti kemampuan sendiri, bukan sekadar semangat sesaat.

Perubahan terasa bagi atlet seperti Benediktus Tsolme, pelari 400 meter yang bergabung 2024. "Sebelum bergabung PAC, saya bertanding ragu dan takut lihat lawan di samping. Lama-lama saya anggap biasa saja โ€” tidak ada takut-takut," katanya. Kresensia, asal Merauke, mengaku lemparannya melonjak dari 30 meter ke 44,72 meter berkat disiplin, konsistensi, dan pola makan teratur. Atlet berusia 19 tahun itu kini menargetkan kuliah jurusan keolahragaan tahun depan โ€” bukti regenerasi tidak hanya soal medali, tapi masa depan hidup.

Analisis Redaksi

Keberhasilan PAC menjawab pertanyaan klasik olahraga Indonesia: apakah prestasi harus selalu dipusatkan di Jawa? Model kerja sama PB PASI dengan swasta (PTFI) yang melibatkan pemerintah daerah untuk infrastruktur (MSC) menciptakan ekosistem lengkap โ€” dari fasilitas keras hingga *software* berupa nutrisi, psikologi, dan *exposure* kejuaraan. Ini replikabel, asal ada komitmen jangka panjang, bukan proyek seremonial.

Tantangan selanjutnya: transisi atlet junior ke senior. Rekor U18 dan U20 indah di kertas, tapi lompatan ke level senior (seperti Asian Games 2026 untuk Silfanus) butuh peningkatan beban latihan, manajemen cedera, dan kestabilan mental di bawah tekanan lebih besar. PB PASI harus memastikan jalur *pipeline* dari PAC ke Pelatnas tidak putus di tengah jalan โ€” termasuk soal biaya hidup, pendidikan, dan jaminan karir pasca-atlet.

Detail kecil tapi krusial: kehadiran ahli gizi dan psikolog di tingkat pengembangan (bukan hanya pelatnas) menandakan perubahan paradigma. Dulu, atlet Papua sering dikirim ke Jakarta "mentah" โ€” fisik bagus tapi rapuh mental dan nutrisi kacau. PAC memperbaiki itu dari akar. Jika model ini bertahan dan berekspansi ke cabang lain (lompat jauh, lari tengah, *combined events*), Papua bisa jadi *powerhouse* atletik nasional sejati โ€” bukan sekadar penyumbang bakat mentah yang dipoles di tempat lain.

BERITA TERKAIT (Olahraga)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ