Manchester United Hancur di Old Trafford, Rekor 48 Tahun Tertabrak Brighton

Olahraga
Maya SariMaya Sari
Sumber: CNN Olahraga
Maya Sari
Maya Sari
Wartawan Olahraga

Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Manchester United Hancur di Old Trafford, Rekor 48 Tahun Tertabrak Brighton
BAGIKAN:

Manchester United mencatat kekalahan paling memalukan dalam sejarah klub modern setelah dikalahkan Brighton and Hove Albion 2-3 di babak ketiga Piala Liga Inggris di Old Trafford, Kamis (17/9) dini hari WIB. The Red Devils sempat mengungguli 2-0 melalui gol Shea Lacey dan Mason Mount, namun runtuh total di menit-menit krusial babak pertama.

Charalampos Kostoulas membuka kejar-kejaran Brighton sebelum Pascal Gross menyamakan kedudukan. Maxim De Cuyper kemudian menamatkan drama dengan gol kemenangan yang membuat 74.000 penonton di Theatre of Dreams diam tak percaya. Kekalahan ini mengakhiri harapan United meraih trofi pertama musim ini serta menandai dua musim berturut-turut tersingkir di babak pembuka Carabao Cup.

Angka historis yang terungkap memparah lukanya. Lebih dari 48 tahun — tepatnya sejak September 1976 ketika Tottenham Hotspur membalikkan ketinggian 0-2 jadi 3-2 — United tidak pernah kalah di kandang sendiri setelah unggul dua gol. Selama era pasca-Sir Alex Ferguson sejak 2013, tim ini telah 145 kali memimpin 2-0; catatannya 143 menang dan dua seri. Statistik yang tak tertandingi itu kini roboh dalam satu malam.

Ammaran penggemar tak lama menunggu. Di platform X, ribuan pendukung merilis kekesalan mereka ke satu nama: Noussair Mazraoui. "Sudah mendukung United selama 50 tahun, belum pernah melihat bek sayap yang lebih buruk dari Mazraoui," tulis seorang akun senior. Komentar lain menusuk lebih dalam: "Apa yang dilakukan Mazraoui di lapangan? Dia terlihat lemah dan kelelahan." Bek asal Maroko yang baru bergabung musim ini jadi simbol kegagalan sistem pertahanan.

Tidak hanya Mazraoui. Ayden Heaven, bek muda yang mendapat kepercayaan, turut disayangkan. "Heaven dan Mazraoui mungkin kombinasi terburuk yang pernah dimiliki klub ini," ucap netizen lain. Dua gol Brighton kedua dan ketiga lahir dari sisi kiri pertahanan — zona tanggung jawab pasangan tersebut. Manajer Erik ten Hag kini menghadapi tekanan ganda: hasil dan kepercayaan publik yang menguap.

Analisis Redaksi

Kekalahan ini bukan sekadar angka di kolom statistik. Ia memecah mitos ketahanan mental United di Old Trafford yang dibangun selama dekade. Ketika tim 145 kali memimpin 2-0 tanpa pernah kalah, angka itu bukan hanya catatan — itu fondasi kepercayaan pemain, pelatih, dan tribunan. Runtuhnya fondasi itu dalam 45 menit pertama menunjukkan kerapuhan struktur tim yang lebih dalam dari sekadar kesalahan individu.

Fokus publik pada Mazraoui dan Heaven wajar, tapi terlalu sempit. Sistem pertahanan yang membiarkan tiga gol masuk dalam satu babak — termasuk dua gol dari posisi terstruktur — mengisyaratkan kegagalan kolektif: penutupan ruang, komunikasi, dan manajemen emosi saat menerus. Ten Hag harus memutuskan apakah ini kecelakaan jalur atau gejala penyakit kronis. Pilihannya di pekan depan akan menentukan apakah United masih punya arah, atau terus meluncur ke zona kebingungan.

Meow! Tanya Nesi!
😸