Resident Evil (2026) Hadirkan Reboot Kedua, Fokus pada Kurir Medis Awam
Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Waralaba sinematik horor Resident Evil kembali bersiap menebar teror lewat film terbaru yang dijadwalkan rilis pada 2026 mendatang. Proyek ambisius ini tercatat sebagai reboot kedua sekaligus film kedelapan dalam sejarah adaptasi layar lebar yang bersumber dari video game ikonis berjudul sama. Mengambil latar waktu merujuk pada peristiwa game Resident Evil 2 yang dirilis pada 1998, film ini langsung mengarahkan sorotan pada kekacauan awal di Raccoon City.
Kursi sutradara dipercayakan kepada Zach Cregger yang namanya melambung berkat karya terdahulunya, Weapons. Cregger tidak bekerja sendirian karena ia juga merangkap sebagai penulis naskah bersama Shay Hatten. Keduanya meracik plot yang berpusat pada karakter Bryan, seorang kurir medis yang diperankan oleh aktor Austin Abrams. Tugas harian Bryan yang semestinya berjalan rutin berubah drastis menjadi petaka panjang nan mencekam sepanjang satu malam.
Petaka itu bermula ketika Bryan harus mengantarkan sebuah paket medis penting menuju rumah sakit di Raccoon City. Tepat pada saat itu, virus mematikan menyebar dengan sangat ganas dan seketika mengubah warga kota menjadi monster-monster beringas. Berbeda jauh dari jajaran pahlawan dalam versi gim maupun film-film terdahulu yang tangguh, Bryan sama sekali tidak dibekali keahlian militer, kemampuan menembak, ataupun pelatihan bertarung apa pun.
Kondisi tanpa persiapan tersebut memaksa Bryan hanya bisa mengandalkan akal sehat serta naluri bertahan hidup seadanya guna meloloskan diri. Ia harus berpacu dengan waktu di tengah kepungan makhluk haus darah di kota yang telah hancur total. Keputusan tim produksi untuk menepikan karakter-karakter ikonis seperti Leon S. Kennedy maupun Jill Valentine menjadi strategi kreatif paling menonjol, demi menyajikan ketegangan mentah dari kacamata manusia awam.
Selain Austin Abrams yang memegang peran sentral, film ini turut diperkuat deretan pemeran pendukung seperti Zach Cherry, Kali Reis, Johnno Wilson, dan Paul Walter Hauser. Di balik layar, Constantin Film telah menggodok proyek reboot ini sejak awal 2022. Langkah tersebut diambil menyusul kegagalan kritis serta komersial dari film Resident Evil: Welcome to Raccoon City pada 2021 dan pembatalan serial televisi Netflix pada 2022. Zach Cregger resmi bergabung pada Januari 2025, sementara PlayStation Productions dari Sony Pictures ikut masuk dalam jajaran produsen.
Persaingan ketat sempat terjadi ketika empat studio, termasuk Warner Bros. Pictures dan Netflix, mengajukan penawaran untuk memperebutkan hak cipta film tersebut. Columbia Pictures akhirnya keluar sebagai pemenang pada bulan Maret, yang kemudian berlanjut pada proses pengambilan gambar utama di Praha mulai Oktober 2025.
Analisis Redaksi
Keputusan Constantin Film dan Sony Pictures untuk kembali merombak arah waralaba ini menunjukkan betapa mahalnya nilai kekayaan intelektual Resident Evil di pasaran global. Setelah pencapaian yang kurang memuaskan pada rilisan 2021, pendekatan baru yang diinisiasi oleh Zach Cregger dan Shay Hatten mengindikasikan upaya pergeseran genre. Alih-alih mengandalkan aksi laga bombastis yang kerap mendominasi film-film sebelumnya, kembalinya elemen horor bertahan hidup dengan tokoh utama yang rentan adalah pertaruhan kreatif yang sangat beralasan secara naratif.
Ketiadaan latar belakang militer pada karakter Bryan secara logis mendongkrak intensitas ketegangan penonton karena taruhannya menjadi jauh lebih nyata. Apa yang patut diwaspadai ke depan adalah bagaimana para penggemar garis keras gim aslinya merespons peniadaan karakter-karakter legendaris seperti Leon S. Kennedy dan Jill Valentine. Langkah ini bisa menjadi pedang bermata dua, menarik penonton umum baru namun berisiko memecah opini basis penggemar lama.
Secara industri, keterlibatan PlayStation Productions menandakan tren konvergensi yang semakin kuat antara medium gim dan sinema. Keberhasilan komersial di Praha serta strategi distribusi global Columbia Pictures akan menjadi penentu krusial apakah waralaba ini mampu bangkit kembali atau justru harus kembali berbenah total pasca-2026.
BERITA TERKAIT (Selebriti)

The Remarried Empress Tayang Lebih Awal, Rilis 4 Episode Sekaligus di Disney+

The Remarried Empress Tayang Percepat 3 November, 4 Episode Pertama Dilepas Serentak di Disney+

My Chemical Romance Prioritaskan Riset Studio, Konser 2027 Ditinggalkan demi Album Baru
