Persik Kediri Targetkan Tiga Poin di Kanjuruhan, Arena Trauma yang Menjadi Ujian Mental
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.
Persik Kediri memasuki laga lawan Persikabo 1973 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan satu misi tunggal: mengamankan tiga poin penuh di arena yang menyimpan kenangan pahit sepak bola Indonesia. Laga pekan ke-6 Liga 1 musim 2024/2025 ini dijadwalkan bergulir pada Senin (16/9) pukul 15.30 WIB, menjadikan Macan Putih sebagai tamu pertama yang berani menginjak rumput Kanjuruhan untuk pertandingan resmi liga setelah tragedi 1 Oktober 2022 lalu.
Pelatih utama Persik, Ong Kim Swee, menegaskan timnya tidak dibebani historie hitam stadion berkapasitas 42.449 penonton itu. "Kami datang untuk bermain sepak bola dan mencari kemenangan. Pemain sudah saya siapkan mentalnya agar fokus pada 90 menit," ucap pelatih asal Malaysia itu dalam konferensi pers pra-pertandingan, Minggu (15/9). Ia menambahkan, skuadnya telah melakukan sesi latihan ringan di lapangan utama Kanjuruhan untuk beradaptasi dengan kondisi rumput dan suasana tribun yang masih terasa sunyi.
Di sisi lain, tuan rumah Persikabo 1973 menghadapi tekanan ganda. Tim yang dibesut Aji Santoso itu baru mengumpulkan empat poin dari lima laga pembuka, terpaut jauh di zona degradasi. Kebijakan manajemen memindahkan home base dari Stadion Pakansari, Cibinong, ke Kanjuruhan demi menghemat biaya operasional kini diuji kebenarannya. Kapten Persikabo, Manahati Lestusen, mengakui perasaan campur aduk tim saat pertama kali berlatih di markas baru. "Ada perasaan aneh, tapi kami harus profesional. Ini rumah kita sekarang," ujar bek timnas Indonesia itu.
Sejumlah suporter Persik Kediri terlihat sudah tiba di Malang sejak hari Minggu, memadati hotel-hotel di sekitar stadion. Mereka berencana melakukan mars menuju Kanjuruhan dua jam sebelum kick-off. Polres Malang telah menyiapkan 500 personel gabungan Brimob, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk mengamankan arus lalu lintas dan keamanan di dalam maupun luar stadion. Kapolres Malang, AKBP Teguh Wibowo, memastikan tidak ada pembatasan akses bagi suporter tamu asalkan patuh pada tata tertib yang telah disepakati dalam pertemuan koordinasi (rakornas) kemarin.
Sejarah catat, laga terakhir di Kanjuruhan sebelum ditutup untuk liga adalah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya yang berakhir tragedi dengan 135 jiwa hilang. Liga 1 resmi kembali menggelar pertandingan di stadion ini setelah memenuhi standar keamanan FIFA dan Kanjuruhan Safety Commission, termasuk penambahan 16 gerbang darurat, sistem CCTV terintegrasi, dan ruang isolasi suporter. Persik Kediri, yang saat ini menempati peringkat keenam dengan delapan poin, berpeluang memanfaatkan ketidakstabilan Persikabo untuk melonjak ke klasemen atas.
Analisis Redaksi
Kemenangan Persik di Kanjuruhan — jika terwujud — akan bernilai lebih dari tiga poin belaka. Ia akan menjadi bukti nyata bahwa sepak bola Indonesia mampu bangkit dari ruins tragedi, menjawab skeptisisme soal kesiapan stadion, dan membuktikan bahwa manajemen pertandingan modern berbasis keamanan bukan sekadar jargon. Namun, kekalahan justru akan memperparah luka mental Persikabo dan memvalidasi kecemasan publik soal kelayakan Kanjuruhan sebagai会場 liga rutin.
Langkah selanjutnya yang logis: PSSI dan PT LIB harus mengevaluasi operasional laga ini secara menyeluruh — mulai dari manajemen alur suporter, respons darurat medis, hingga kinerja petugas stewarding — sebelum menetapkan jadwal laga-laga berikutnya di Kanjuruhan. Satu laga lancar tidak menjamin sistem sudah sempurna; konsistensi keamanan dalam serangkaian pertandingan barulah pengukur nyata reformasi stadion pasca-tragedi.