Timnas Voli Putri Indonesia Buka Asian Games 2026 vs Nepal di Pool A

Olahraga
Eka SaputraEka Saputra
Sumber: CNN Olahraga
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Timnas Voli Putri Indonesia Buka Asian Games 2026 vs Nepal di Pool A
BAGIKAN:

Timnas Voli Putri Indonesia akan memulai perjuangan di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan menghadapi Nepal pada fase penyisihan Pool A, Kamis (17/9), di Park Arena Komaki, Aichi, Jepang, pukul 17.20 WIB.

Indonesia tergabung di Pool A bersama Nepal dan tuan rumah Jepang. Dengan hanya tiga tim di dalam grup, setiap pertandingan menjadi penting bagi peluang Indonesia untuk melanjutkan perjalanan ke babak berikutnya.

Skuad asuhan Marcos Sugiyama akan menghadapi Nepal terlebih dahulu sebelum bertemu Jepang sehari berselang. Pertandingan melawan Nepal menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengamankan hasil positif sebelum menghadapi tuan rumah.

Asian Games 2026 juga menjadi momentum kembalinya Timnas Voli Putri Indonesia setelah absen pada edisi 2022. Pada penampilan terakhir di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Indonesia finis di posisi ketujuh.

Indonesia membawa 12 pemain untuk menghadapi persaingan di Aichi-Nagoya. Ersandrina Devega dan kawan-kawan sebelumnya telah menjalani rangkaian persiapan dan kompetisi sebelum tampil di Asian Games 2026.

Setelah menghadapi Nepal, Indonesia akan langsung menghadapi tantangan berikutnya. Tim Merah Putih dijadwalkan bertemu Jepang pada Jumat (18/9) di arena yang sama. Jepang merupakan salah satu tim unggulan di turnamen ini dan saat ini berada di peringkat keenam dunia versi FIVB.

Dua tim teratas dari masing-masing pool akan lolos ke babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September. Setelah itu semifinal digelar 21 September dan pertandingan perebutan medali berlangsung 22 September.

Analisis Redaksi

Format Pool A yang hanya berisi tiga tim membuat laga melawan Nepal bukan sekadar pembuka. Kemenangan atas Nepal menjadi modal penting untuk menjaga peluang lolos ke perempat final, apalagi Indonesia harus menghadapi Jepang yang berstatus tuan rumah dan peringkat keenam dunia versi FIVB. Dalam kondisi itu, margin kesalahan sangat kecil; hasil buruk di laga pertama bisa memaksa Indonesia memetik hasil maksimal dari Jepang.

Jadwal beruntun juga menjadi ujian tersendiri. Indonesia menghadapi Nepal pada Kamis (17/9) dan langsung bertemu Jepang pada Jumat (18/9) di arena yang sama. Dengan waktu pemulihan singkat, pilihan rotasi dan kebugaran 12 pemain akan menentukan seberapa kompetitif Tim Merah Putih di dua laga awal.

Kembalinya Indonesia setelah absen pada edisi 2022 memperbesar makna turnamen ini. Finis ketujuh pada 2018 menjadi rujukan, tetapi kekuatan lawan di Aichi-Nagoya berbeda. Langkah logis berikutnya adalah mengamankan kemenangan atas Nepal, lalu menghadapi Jepang tanpa kehilangan fokus pada skenario perempat final.

Meow! Tanya Nesi!
😸