Thailand U-23 Comeback Luar Biasa, Tekuk Kirgistan 3-2 di Asian Games
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

- Timnas Thailand U-23 menorehkan comeback dramatis usai tertinggal 0-2, mengalahkan Kirgistan 3-2 dalam laga pembuka Grup A Asian Games 2026 di Stadion Toyota, Rabu (16/9).
- Thailand mendominasi babak pertama dengan serangannya yang berulang.
- Chawanwit Sealao dan Thanakrit Chot Muangpak gagal mengubah peluang jadi gol, sementara tendangan Sittha Boonlha pada menit ke-18 pun dimentahkan kiper Kurmanbek Nurlanbekov.
Timnas Thailand U-23 menorehkan comeback dramatis usai tertinggal 0-2, mengalahkan Kirgistan 3-2 dalam laga pembuka Grup A Asian Games 2026 di Stadion Toyota, Rabu (16/9).
Thailand mendominasi babak pertama dengan serangannya yang berulang. Chawanwit Sealao dan Thanakrit Chot Muangpak gagal mengubah peluang jadi gol, sementara tendangan Sittha Boonlha pada menit ke-18 pun dimentahkan kiper Kurmanbek Nurlanbekov. Alih-alih membalas dominasi, Thailand justru kebobolan pada menit ke-23 lewat sepakan Kuduret Iskandarbekov yang membawa Kirgistan unggul 1-0 hingga istirahat.
Babak kedua dibuka dengan Kirgistan menambah keunggulan jadi 2-0 pada menit ke-47. Bek Aitenir Balbakov memanfaatkan rebound sepak pojok Kimi Bern Merk yang sempat membentur Sittha Boonlha, lalu menyambar bola longgokan itu ke gawang. Thailand baru membuka peluang pada menit ke-56 lewat sundulan Jehhanafee Mamah dari sepak pojok Thanakrit Chotmuangpak, meski bola sempat disentuh Nurlanbekov.
Kirgistan nyaris memperlebar keunggulan pada menit ke-65, namun salah komunikasi antara Mirzalim Uulu Bakytbek dan Nursultan Toktonaliev di depan gawang Thailand mematikan ancaman itu. Momentum beralih sepenuhnya ke Thailand usai winger pengganti Paripan Wongsa mencetak dua gol cepat: menyamakan kedudukan 2-2 pada menit ke-69 dengan tembakan kaki kiri ke pojok kanan atas, lalu berbalik unggul 3-2 pada menit ke-73 lewat tembakan mendatar ke pojok kiri usai serangan balik.
Kirgistan meningkatkan intensitas di menit-menit tersisa, namun tembakan Baibol Ermekov pada menit ke-86 diblok pertahanan Thailand. Kemenangan ini memberikan tiga poin penuh bagi Thailand di awal kampanye, sementara Kirgistan harus pulang tangan kosong.
Analisis Redaksi
Kemampuan Thailand bangkit dari ketinggalan dua gol mencerminkan ketahanan mental yang tidak sebanding dengan usia rata-rata pemain. Pelatih Issara Sritaro berani mengeluarkan Wongsa dari bangku cadangan, dan keputusan itu membuahkan hasil instan dengan dua gol penentu. Sisi lain, Kirgistan gagal memanfaatkan keunggulan psikologis usai mencetak dua gol tanpa balas, justru kehilangan kompakness di menit kritis.
Kedepan, Thailand harus memperbaiki efisiensi finishing di babak pertama agar tidak terpuruk di laga-lega berat. Kirgistan perlu mengevaluasi koordinasi lini belakang, terutama komunikasi kiper-bek yang fatal di menit ke-65. Kedua tim akan bertemu lawan yang berbeda di putaran kedua, dan hasil laga ini akan menentukan dinamika perebutan tiket ke fase gugur.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

PSG kukuh di puncak Liga Champions, Barcelona kejar ketertinggalan setelah matchday keempat

Australia Rayu Mathew Baker, Piala Asia 2027 Diundur, Megawati Hangestri Debut di Liga Korea

Lepas dari BAM, Cheah Yee See Menikah dengan Teo Kok Siang di Bali
