Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Persib Tanpa Peralta dan Haye Hadapi FC Seoul di Laga Perdana ACL 2

OlahragaDimas PratamaDimas PratamaSumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Persib Tanpa Peralta dan Haye Hadapi FC Seoul di Laga Perdana ACL 2
BAGIKAN:

Persib Bandung melangkah ke babak grup AFC Champions League 2 tanpa dua amunisi andalannya, Mariano Peralta dan Thom Haye, saat menghadapi FC Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9) sore. Pelatih Igor Tolić memilih menyimpan keduanya di bangku cadangan, keputusan yang mengejutkan mengingat peran vital duo itu di lini tengah dan depan tim selama kompetisi domestik berlangsung.

Laga ini menjadi ujian serius pertama bagi Maung Bandung di kancah Asia musim ini. Lawan, FC Seoul, hadang dengan status pemuncak klasemen K League 1, liga yang tingkat kompetisifitasnya jauh di atas Liga 1. Kehadiran Persib di fase grup ACL 2 sendiri sudah merupakan pencapaian sejarah setelah lolos melalui play-off, namun tantangan di Seoul menuntut kesiapan mental dan fisik yang berbeda.

Susunan starter yang diterjunkan Tolić mengusung kerangka pertahanan yang tidak biasa: lima nama bek sekaligus. Gabriel Mutombo, Julio Cesar, Patricio Matricardi, Eliano Reijnders, dan Kakang Rudianto berbaris di depan kiper Teja Paku Alam. Formasi ini membuka kemungkinan sistem lima bek yang kompak, atau tiga bek tengah dengan dua wing-back yang bebas menopang serangan — variasi taktis yang jarang dipakai Tolić di liga domestik.

Di lini tengah, Adam Alis dan kapten Marc Klok ditugaskan mengatur tempo. Absennya Haye berarti Persib kehilangan fisikitas dan kemampuan menyambung pertahanan ke serangan yang jadi ciri khasnya. Nazriel Alfaro Syahdan dan Dedi Kusnandar menunggu di bangku cadangan sebagai opsi rotasi, sementara Fitrah Maulana dan Rhaka Bilhuda jadi pelapis kiper.

Trio serangan dibentuk oleh Luka Menalo, Ragnar Oratmangoen, dan Balsa Sekulić. Ketiganya harus bersinergi tanpa Peralta, playmaker alami yang sering jadi kunci membuka pertahanan rapat. Opsi cadangan di babak kedua cukup kaya: Peralta, Beckham Putra Nugraha, dan Rosenbergne Da Silva siap memberikan warna berbeda jika Persib tertinggal atau butuh pengendalian bola.

Analisis Redaksi

Keputusan Tolić menyingkirkan Peralta dan Haye dari eleven awal bukan sekadar rotasi, tapi pernyataan taktis: Persib memprioritaskan ketahanan defensif di menit-menit awal lawan yang berpotensi menyerbu kencang di hadapan penonton sendiri. Lima bek di starter adalah polisi asuransi terhadap kecepatan sayap FC Seoul. Risikonya, Persib kehilangan kreativitas dan daya dukung awal — beban berat kini ada di pundak Klok dan Alis yang harus bekerja ekstra keras.

Kunci laga akan terletak pada efektivitas transisi. Jika Reijnders dan Rudianto bisa mengubah peran dari bek ke sayap dengan cepat, Persib punya senjata konter berbahaya lewat kecepatan Menalo dan Oratmangoen. Peralta dan Haye di bangku cadangan jadi "joker" bernilai tinggi: masuknya keduanya di babak kedua bisa mengubah dinamika saat kaki lawan mulai lesu. Tolić bermain catur, bukan dam — dan hasilnya akan menentukan apakah keberanian taktis ini bijak atau membabi buta.

Meow! Tanya Nesi!
😸