Veda Ega Pratama Mengincar Rekor Poin Rookie Ai Ogura di Moto3 2026
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama berpeluang besar merobek rekor poin musim debut milik Ai Ogura di kelas Moto3, menyusul performa konsisten yang dibukanya di musim 2026. Pebalap Honda Team Asia itu kini mengoleksi 97 poin dari 13 balapan yang sudah berlangsung, menempati posisi ketujuh klasemen sementara.
Target yang harus dikejar adalah angka 109 poin yang dicatat Ogura saat menjalani musim penuh pertamanya dengan Honda Team Asia pada 2019. Saat itu, pebalap Jepang tersebut menyandang gelar Juara Dunia Asia Talent Cup dan finis ke-10 akhir musim dengan satu podium serta satu fastest lap.
Selisih Tipis, Tantangan Mental
Veda Ega hanya membutuhkan 12 poin lagi untuk menyamai rekor Ogura, dan 13 poin untuk melampauinya. Angka ini terbilang sangat terjangkau mengingat sisa balapan musim ini masih cukup banyak. Namun, tantangan utama bukanlah matematika, melainkan momentum.
Pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, ini tengah menghadapi fase sulit: gagal meraih poin dalam dua balapan beruntun. Sebagai jebolan Academy Honda yang berbakat, ia dituntut untuk segera membuktikan ketahanan mental di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, pekan depan.
Misi Khusus di Mandalika
Kebangkitan di Austria bukan hanya soal rekor statistik. Performa apik di Spielberg akan jadi modal psikologis vital menghadapi MotoGP Mandalika 2026 (9-11 Oktober), di mana ribuan penonton lokal akan menunggu penampilan terbaik sang 'Anak Negeri'.
Sejarah mencatat Ogura debut lewat jalur wild card pada 2018 dan hanya mengumpulkan 1 poin dari 4 balapan. Veda Ega, yang debut langsung full-season, sudah jauh melampaui angka tersebut. Kini, tugasnya adalah menutup musim dengan bangga: bukan sekadar mencetak nama di buku catatan, tapi membuktikan Indonesia punya calon bintang dunia yang siap bersaing di level atas.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Park Hang Seo Bentrok dengan Suporter Thailand Diduga Akibat Ejekan Rasial

Jack Miller Kritik Keputusan MotoGP Qatar, Sebut Mayoritas Pembalap Tidak Ingin Ikut Balapan

MotoGP 2026: Duel Marquez vs Martin, Acosta & Bezzecchi Masih Buka Peluang
