Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026 demi Piala Asia 2027
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

- Timnas Indonesia mendapat tuntutan tegas untuk keluar sebagai juara dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang berfungsi sebagai sarana pemantapan skuad sebelum berlaga di Piala Asia 2027.
- Asa juara tersebut disuarakan secara terbuka oleh pengamat sepak bola nasional, Supriyono Prima.
- Pria jebolan PSSI Primavera itu menegaskan bahwa armada John Herdman perlu segera melupakan kegagalan pahit di Piala AFF 2026 agar fokus menatap agenda terdekat.
Timnas Indonesia mendapat tuntutan tegas untuk keluar sebagai juara dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang berfungsi sebagai sarana pemantapan skuad sebelum berlaga di Piala Asia 2027.
Asa juara tersebut disuarakan secara terbuka oleh pengamat sepak bola nasional, Supriyono Prima. Pria jebolan PSSI Primavera itu menegaskan bahwa armada John Herdman perlu segera melupakan kegagalan pahit di Piala AFF 2026 agar fokus menatap agenda terdekat.
Menurut Supriyono saat berbicara kepada CNN Indonesia pada Selasa (15/9), target realistis skuad Garuda adalah meraih gelar juara. Ia menilai bahwa ambisi besar untuk berbicara banyak di tingkat Piala Asia harus didahului dengan dominasi mutlak di kawasan Asia Tenggara.
Lebih lanjut, Supriyono mengingatkan pentingnya membangun identitas permainan yang konsisten. Tanpa fondasi taktik yang stabil di ajang regional, langkah tim nasional di level kontinental dipastikan akan sangat berat.
Bulan madu John Herdman bersama tim Merah Putih memang telah usai sepenuhnya. Selepas mencatat hasil cukup positif dalam agenda FIFA Series dan FIFA Matchday, juru taktik asal Inggris itu harus menghadapi kenyataan pahit di Piala AFF.
Rizky Ridho dan rekan-rekan setimnya dicap mengalami kegagalan total dalam turnamen tersebut. Jangankan merengkuh trofi juara yang selama ini diidam-idamkan publik sepak bola tanah air, sekadar lolos dari fase grup saja gagal diwujudkan meski materi pemain terbilang meyakinkan.
Kendati demikian, mimpi buruk tersebut wajib dikubur dalam-dalam demi kebaikan tim. Skuad Garuda kini harus mengalihkan konsentrasi seratus persen untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup yang akan dihelat di kandang sendiri.
Dalam turnamen mendatang, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Ujian perdana langsung tersaji menghadapi Singapura, tim yang sebelumnya sempat menjegal langkah Garuda di Piala AFF.
Duel krusial antara Timnas Indonesia kontra Singapura ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Jumat (25/9) malam. Pertandingan pembuka Grup A tersebut akan dimulai tepat pukul 20.00 WIB.
Analisis Redaksi
Tuntutan juara yang dialamatkan kepada John Herdman dan skuad asuhannya bukan sekadar ambisi kosong, melainkan kebutuhan mendesak untuk memulihkan mentalitas skuad Garuda. Kegagalan di Piala AFF 2026 telah menciptakan lubang besar dalam kepercayaan publik yang harus segera ditambal lewat prestasi nyata di kandang sendiri. Keuntungan bermain di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, wajib dimanfaatkan secara maksimal untuk membungkus kemenangan demi kemenangan.
Langkah awal menghadapi Singapura pada Jumat (25/9) akan menjadi ujian psikologis yang menentukan arah kampanye Indonesia di Grup A. Mengingat sejarah pertemuan yang kurang menguntungkan di masa lalu, Herdman dituntut meramu taktik yang tidak hanya efektif membuahkan tiga poin, tetapi juga mampu meyakinkan publik bahwa identitas permainan Timnas Indonesia telah benar-benar terbangun kokoh menjelang Piala Asia 2027.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

PSG kukuh di puncak Liga Champions, Barcelona kejar ketertinggalan setelah matchday keempat

Australia Rayu Mathew Baker, Piala Asia 2027 Diundur, Megawati Hangestri Debut di Liga Korea

Lepas dari BAM, Cheah Yee See Menikah dengan Teo Kok Siang di Bali
