Tan Cheng Hoe Coret Wan Kuzain dari Skuad Malaysia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga
Eka SaputraEka Saputra
Sumber: CNN Olahraga
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Tan Cheng Hoe Coret Wan Kuzain dari Skuad Malaysia untuk FIFA ASEAN Cup 2026
BAGIKAN:

Pelatih interim Malaysia, Tan Cheng Hoe, secara resmi memutuskan untuk tidak memanggil gelandang kreatif Wan Kuzain Wan Kamal ke dalam skuad Harimau Malaya yang akan berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026. Keputusan ini memastikan pemain yang merumput di Amerika Serikat tersebut absen dalam turnamen perdana antarnegara Asia yang dijadwalkan berlangsung mulai 24 September hingga 5 Oktober mendatang.

Langkah berani ini diambil Cheng Hoe meskipun ia tidak menampik kualitas teknis yang dimiliki pemain berusia 28 tahun tersebut. Wan Kuzain saat ini tengah meniti karier bersama klub Sporting JAX di USL Championship, yang merupakan kasta kedua dalam piramida sepak bola profesional Amerika Serikat. Pengalaman bermain di luar negeri biasanya menjadi aset berharga bagi tim nasional, namun Cheng Hoe memiliki pertimbangan lain untuk komposisi skuadnya kali ini.

"Wan Kuzain memang memiliki kemampuan dan saya akui dia pemain yang bagus," ujar Tan Cheng Hoe sebagaimana dikutip dari Berita Harian. Pelatih yang pernah menukangi Timnas Malaysia pada periode 2018-2022 tersebut menegaskan bahwa stok pemain di sektor tengah saat ini masih mencukupi untuk mengarungi kompetisi regional tersebut.

Lebih lanjut, Cheng Hoe menekankan pentingnya stabilitas karier sang pemain di level klub sebagai alasan di balik pencoretan ini. Ia menginginkan Wan Kuzain untuk tetap berada di Amerika Serikat guna mematangkan permainannya tanpa gangguan jadwal turnamen internasional yang padat. "Tetapi saat ini kita memiliki banyak pemain di posisi gelandang. Jadi saya mau dia fokus sepenuhnya bermain di Amerika Serikat dan mencoba untuk meningkatkan permainan yang sudah ada," ucapnya menambahkan.

Meski tidak masuk dalam rencana jangka pendek untuk FIFA ASEAN Cup 2026, pintu tim nasional dipastikan belum tertutup rapat bagi mantan pemain akademi Sporting Kansas City itu. Cheng Hoe meyakini Wan Kuzain masih memiliki waktu yang cukup untuk berkembang dan kembali mengenakan seragam kebesaran Malaysia di masa depan, asalkan ia mampu menunjukkan konsistensi di level klub.

Rekam jejak Wan Kuzain bersama tim nasional sendiri sebenarnya cukup menjanjikan dengan koleksi empat penampilan dan satu gol, yang semuanya ia catatkan saat berlaga di Piala AFF 2026. Tanpa kehadirannya, Malaysia harus bersiap menghadapi persaingan sengit di fase grup, di mana mereka tergabung bersama rival bebuyutan Indonesia, Singapura, serta Bangladesh.

Analisis Redaksi

Keputusan Tan Cheng Hoe untuk meminggirkan Wan Kuzain mencerminkan sikap pragmatis yang sering diambil oleh pelatih berpengalaman di tengah padatnya kalender kompetisi. Dengan tidak memanggil pemain dari benua yang jauh, Cheng Hoe meminimalisir risiko kelelahan akibat perjalanan panjang (jet lag) yang seringkali mengganggu performa pemain di turnamen singkat. Namun, absennya pemain dengan visi bermain ala kompetisi Amerika Serikat ini bisa menjadi kerugian jika lini tengah Malaysia mengalami kebuntuan saat menghadapi pertahanan gerendel lawan.

Secara taktis, langkah ini menunjukkan bahwa Cheng Hoe lebih mempercayai stabilitas gelandang domestik yang sudah terbiasa dengan iklim sepak bola Asia Tenggara. Kendati demikian, publik sepak bola Malaysia patut mewaspadai apakah stok gelandang yang ada saat ini benar-benar mampu menandingi kreativitas lawan, terutama saat bersua Indonesia yang kini memiliki kedalaman skuad mumpuni. Jika Harimau Malaya gagal melaju jauh, keputusan meninggalkan pemain 'abroad' seperti Wan Kuzain dipastikan akan menjadi sasaran kritik tajam bagi manajemen tim nasional.

Meow! Tanya Nesi!
😸