Kevin Hansen dan Sebastian Loeb Siap Ramaikan FIA Rally Cross World Cup 2026 Jakarta

Olahraga
Eka SaputraEka Saputra
Sumber: CNN Olahraga
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Kevin Hansen dan Sebastian Loeb Siap Ramaikan FIA Rally Cross World Cup 2026 Jakarta
BAGIKAN:

Bintang reli dunia asal Swedia, Kevin Hansen, memastikan diri tampil pada World Cup Rally 2026 Jakarta yang akan digelar di Jakarta International E-Prix Circuit, Ancol, Jakarta, pada 5-6 Desember 2026. Kehadiran juara FIA Extreme X World Cup 2025 itu menjadi salah satu daya tarik utama ajang edisi perdana di Indonesia.

Antusiasme Hansen terpancar saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/9). “Saya rasa ini akan jadi tantangan. Ini jadi kali perdana di Indonesia. Saya sangat antusias karena ini belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Kevin. Ia menambahkan, “Saya ingin sampaikan kepada semua orang bahwa ini adalah balapan reli sesungguhnya di tingkat dunia. Saya rasa warga Jakarta akan mengarahkan matanya ke ajang ini.”

Piala Dunia Reli bertajuk FIA Rally Cross World Cup 2026 Jakarta itu bakal berlangsung di Jakarta International E-Prix Circuit, Ancol. Lokasi tersebut sebelumnya dipakai untuk Formula E Jakarta pada 2022, 2023, dan 2025. CEO Sarga.co, Nugdha Achadie, selaku penyelenggara menyatakan bakal memodifikasi sirkuit agar sesuai standar FIA.

“Persiapan yang mulai dilakukan hari ini adalah memodifikasi sirkuit E-Prix di Ancol. Jadi akan ada trek aspal di rally cross ini yang akan kombinasi dengan trek gravel,” ujar Nugdha dalam jumpa pers di Halte Bus Trans Jakarta Bundaran Hotel Indonesia. “Mulai hari ini dibangun dan November sudah siap agar Desember bisa digelar balapan ini,” ucapnya.

Sejumlah pembalap reli kelas dunia dipastikan ambil bagian. Selain Kevin Hansen, ada legenda reli Sebastian Loeb dan banyak nama beken lainnya. “Untuk pembalapnya kami menghadirkan Kevin Hansen dan ada legenda Sebastian Loeb yang akan balapan di sana. Nantinya Line up pembalap masih menunggu dari FIA,” ucap Nugdha.

Bagi publik Jakarta, perhelatan ini menjanjikan tontonan kelas dunia yang jarang mampir ke Indonesia. Namun, status edisi perdana juga menempelkan ekspektasi besar pada kesiapan sirkuit, mulai dari campuran aspal dan gravel hingga homologasi FIA. Jika semua berjalan sesuai jadwal, Desember 2026 bisa menjadi penanda baru bagi peta olahraga otomotif nasional.

Analisis Redaksi

Kehadiran Kevin Hansen dan Sebastian Loeb bukan sekadar bumbu promosi. Dalam konteks FIA Rally Cross World Cup, dua nama itu memberi bobot kredibilitas pada ajang perdana di Jakarta. Publik bisa membaca ini sebagai sinyal bahwa penyelenggara ingin langsung menempatkan Jakarta di peta kalender reli dunia, bukan sekadar menggelar balapan eksibisi.

Yang perlu diwaspadai justru soal eksekusi di lapangan. Modifikasi sirkuit E-Prix menjadi trek aspal dan gravel menuntut standar keselamatan ketat, terutama karena tenggat November sudah disebut penyelenggara. Kesiapan fasilitas, akses penonton di kawasan Ancol, dan antisipasi cuaca menjadi ujian yang tidak bisa ditawar. Keterlambatan satu saja bisa berdampak pada jadwal Desember.

Langkah selanjutnya secara logis adalah menunggu line up resmi dari FIA sembari merampungkan konstruksi sirkuit. Jika berjalan mulus, event ini berpotensi mendorong sport tourism dan memberi pengalaman berharga bagi penyelenggara dalam negeri. Tetapi jika persiapan tersendat, gaungnya bisa berbalik menjadi sorotan negatif. Di titik itu, publik akan menilai apakah Jakarta benar-benar siap menjadi tuan rumah reli kelas dunia.

Meow! Tanya Nesi!
😸