Erick Thohir Titip Maarten Paes ke CEO Ajax: Biarkan Dia Bermain
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menitipkan pesan kepada CEO Ajax Amsterdam Menno Geelen agar Maarten Paes terus diberi kesempatan bermain. Pesan itu disampaikan dalam perbincangan di sebuah ruangan pada momen Sports Summit 2026, yang terekam dalam unggahan video di Instagram. Titipan ini muncul setelah kedatangan Marc-Andre Ter Stegen membuat Paes kehilangan menit bermain di Ajax.
Dalam diskusi tersebut, Erick Thohir membahas progres transformasi sepak bola yang dijalankan PSSI selama tiga tahun terakhir. Ia menyebut struktur baru federasi membuat Liga berjalan baik dan komersialisasi sehat. "Setelah struktur yang baru, dalam transformasi federasi sepak bola Indonesia, Liga berjalan dengan baik, dari segi komersialisasi sangat sehat. Kami berinvestasi dengan menggunakan VAR, di pertandingan Super League maupun Championship," ujar Erick Thohir.
Erick juga memamerkan sejumlah kemajuan di kompetisi domestik dan Timnas Indonesia. Salah satunya keberadaan Elite Pro Academy dari setiap klub Super League. PSSI terus mendorong klub-klub peserta liga menjalankan Club Licensing. Kehadiran National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia dalam melindungi gaji para pemain jika klub mengalami kebangkrutan juga disebut sebagai kemajuan sepak bola Tanah Air.
Soal Timnas, Erick menilai komersialisasi berjalan baik. Ia merujuk pada peringkat Indonesia yang naik dari 153 ke 118. "Di Tim Nasional tentunya komersialisasi juga berjalan dengan baik. Kalau Anda melihat peringkat kami, mulai dari 153 hingga ke 118 berkat performa baik dari Liga dan Tim Nasional," tutur Erick.
Di tengah diskusi, Menno Geelen memuji Erick. "Anda sudah melakukan program yang luar biasa, sekarang Anda hanya perlu menuai hasil yang lebih baik," ucap Geelen. Erick kemudian langsung menitipkan pesan kepada Ajax untuk menjaga dan memberikan kesempatan kepada Maarten Paes bermain. "Karena itu, tolong jaga Maarten Paes. Biarkan dia terus bermain," ujar Erick.
Menurut Ajax, Maarten Paes merupakan pemain paling populer di klub berjulukan Si Anak Tuhan itu. Kendati begitu, Erick yakin Paes akan terus belajar di Ajax. "Dia pria yang baik. Saya percaya Maarten akan terus belajar," kata Erick.
Analisis Redaksi
Titipan Erick bukan sekadar candaan diplomatik. Dalam posisi Ketua Umum PSSI, ia memakai forum internasional untuk mengingatkan Ajax soal kebutuhan menit bermain Paes. Fakta bahwa Paes kehilangan tempat setelah Ter Stegen datang menunjukkan posisi kiper di Ajax sedang ketat. Pernyataan Erick adalah tekanan halus, bukan intervensi formal.
Yang perlu diwaspadai, keputusan menit bermain tetap milik klub. Ajax punya alasan kompetitif sendiri. Jika Paes terus minim bermain, dampaknya bisa terasa pada kesiapan pemain, meski Erick menegaskan Paes akan terus belajar. PSSI tidak bisa memaksa, tetapi bisa menjaga komunikasi dengan klub.
Langkah logis berikutnya adalah memantau perkembangan Paes di Ajax. Jika situasi tak berubah, berbagai skenario karier bisa dibuka, tetapi keputusan tetap berada di tangan pemain dan klub. Bagi publik, pernyataan Erick menjadi penanda bahwa PSSI ingin memastikan pemain yang dianggap aset tetap mendapat jam terbang.


