AS Roma Puncaki Klasemen Liga Italia, Como Beri Kejutan di Peringkat Tiga Besar
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

- Kemenangan I Lupi di Turin memastikan skuat asuhan Gian Piero Gasperini menyapu bersih 12 poin dari empat laga perdana.
- Roma menunjukkan keseimbangan taktis yang luar biasa dengan mencetak 12 gol dan hanya kebobolan satu kali, sebuah statistik pertahanan yang membuat mereka unggul selisih gol di posisi teratas klasemen.
- Inter Milan Menempel, Como Jadi Kuda Hitam Inter Milan terus menempel ketat di posisi kedua dengan raihan 12 poin setelah memenangi laga dramatis kontra Udinese dengan skor 5-3.
AS Roma berhasil mempertahankan rekor sempurna di awal musim setelah menundukkan Torino 2-0 di markas lawan pada Senin (14/9), sekaligus mengamankan takhta puncak klasemen sementara Liga Italia dari kejaran ketat Inter Milan.
Kemenangan I Lupi di Turin memastikan skuat asuhan Gian Piero Gasperini menyapu bersih 12 poin dari empat laga perdana. Roma menunjukkan keseimbangan taktis yang luar biasa dengan mencetak 12 gol dan hanya kebobolan satu kali, sebuah statistik pertahanan yang membuat mereka unggul selisih gol di posisi teratas klasemen.
Inter Milan Menempel, Como Jadi Kuda Hitam
Inter Milan terus menempel ketat di posisi kedua dengan raihan 12 poin setelah memenangi laga dramatis kontra Udinese dengan skor 5-3. Meski produktivitas gol La Beneamata mencapai 13 gol, catatan kebobolan enam gol menjadi alasan mengapa mereka harus merelakan posisi puncak kepada AS Roma untuk sementara waktu.
Kejutan terbesar musim ini datang dari Como yang merangsek secara taktis ke peringkat ketiga. Tim asuhan Cesc Fabregas tersebut mengamankan 10 poin setelah mengalahkan Parma 2-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia. Performa impresif Nico Paz dan kawan-kawan membuat mereka kini memiliki poin yang sama dengan Lazio yang membuntuti di urutan keempat.
Raksasa Milan dan Juventus Masih Tercecer
Berbeda dengan performa impresif di tiga besar, dua kekuatan utama lainnya yakni AC Milan dan Juventus masih tertahan di zona papan tengah. Milan saat ini menghuni posisi keenam dengan koleksi delapan poin, sementara Juventus nangkring di posisi kedelapan dengan tujuh poin dari empat pertandingan awal yang telah dilakoni.
Dominasi Roma di awal musim ini menunjukkan kematangan strategi yang diterapkan Gasperini, namun produktivitas tinggi Inter serta konsistensi Como sebagai kuda hitam baru akan menjadi bumbu penyedap yang membuat perebutan posisi papan atas musim ini semakin sulit diprediksi bagi para pecinta sepak bola.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

PSG kukuh di puncak Liga Champions, Barcelona kejar ketertinggalan setelah matchday keempat

Australia Rayu Mathew Baker, Piala Asia 2027 Diundur, Megawati Hangestri Debut di Liga Korea

Lepas dari BAM, Cheah Yee See Menikah dengan Teo Kok Siang di Bali
