XLSmart Luncurkan ByeByeBox, Mesin E-Waste Berbasis AI di ITB Bandung

XLSmart secara resmi meluncurkan ByeByeBox, mesin pengumpul limbah elektronik (e-waste) otomatis berbasis kecerdasan buatan (AI), di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Senin (14/9). Inisiatif ini bertujuan mengatasi tumpukan perangkat bekas yang tidak lagi bernilai jual dengan menawarkan siklus ekonomi sirkular serta insentif kuota data bagi pelanggan XL, AXIS, dan Smartfren.
Siklus Ganti HP Cepat, E-Waste Menumpuk
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, mengungkapkan bahwa rata-rata warga Indonesia mengganti smartphone setiap dua hingga tiga tahun. Meskipun sebagian perangkat masuk pasar bekas, volume besar perangkat usang—termasuk charger, tablet, dan keyboard—akhirnya mengendap di rumah karena tidak memiliki nilai jual memadai. "Kondisi itu jadi alasan kami mencari cara agar perangkat tidak hanya berakhir tersimpan," ujar Merza saat peluncuran #ByeByeBox.
Mekanisme AI: Scan, Validasi, dan Penimbangan Otomatis
ByeByeBox hadir melalui kolaborasi XLSmart dengan REMIND. Pengguna cukup memasukkan perangkat elektronik kecil ke dalam mesin. Perangkat kemudian dipindai dan divalidasi menggunakan kamera dan teknologi AI, ditimbang otomatis, serta dicatat dalam sistem REMIND. Selama periode pilot 14–28 September 2026 di ITB, XLSmart menargetkan mengumpulkan 600 kilogram e-waste hingga November 2026 sebelum mesin ini berkeliling ke kampus dan event lain.
Pendekatan Refurbish Dulu, Daur Ulang Kemudian
Berbeda dengan daur ulang konvensional yang langsung menghancurkan perangkat, ByeByeBox mengadopsi alur evaluasi kinerja. Merza menjelaskan, tim teknik ITB akan menilai apakah perangkat masih layak direfurbish, diperbaiki, diupgrade, atau dipercantik agar kembali berfungsi. Hanya material yang benar-benar tidak bisa diselamatkan yang akan dipisahkan dan dikembalikan ke siklus pemanfaatan sebagai bahan baku. Pendekatan ini memperkuat komitmen ekonomi sirkular dengan memperpanjang umur perangkat sebisa mungkin.
Insentif Kuota Data bagi Pelanggan
Sebagai apresiasi, pelanggan XLSmart yang menyetorkan e-waste mendapat bonus kuota utama berdasarkan berat perangkat: di bawah 1 kg (500 MB), 1–2 kg (1 GB), dan di atas 2 kg (1,5 GB) dengan masa berlaku satu hari. Bagi non-pelanggan, disediakan kartu perdana selama stok tersedia. Skema ini diharapkan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan e-waste yang bertanggung jawab.
Pertanyaan Terkait
Q: Apa saja perangkat yang diterima ByeByeBox?
A: Mesin menerima perangkat elektronik kecil seperti smartphone, charger, tablet, keyboard, dan aksesoris serupa yang sudah tidak digunakan.
Q: Bagaimana proses validasi perangkat di dalam mesin?
A: Perangkat dipindai kamera dan dianalisis AI untuk identifikasi, lalu ditimbang otomatis. Data tercatat di sistem REMIND sebelum masuk tahap evaluasi refurbish atau daur ulang material.
Q: Kapan dan di mana ByeByeBox bisa diakses setelah ITB?
A: Setelah pilot di ITB (14-28 Sep 2026), mesin akan berkeliling ke sejumlah event dan kampus lain di Indonesia. Jadwal detail akan diumumkan melalui saluran resmi XLSmart.