Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Prabowo Sejajar Xi dan Putin di BRICS, Trump Tuding Iran, dan Dokumen 9/11 Dirilis

DuniaSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Internasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Prabowo Sejajar Xi dan Putin di BRICS, Trump Tuding Iran, dan Dokumen 9/11 Dirilis
BAGIKAN:

Presiden Prabowo Subianto tampil di barisan terdepan KTT BRICS, Presiden AS Donald Trump melontarkan tuduhan baru terhadap Iran, dan dokumen rahasia 9/11 dibuka untuk publik. Ketiga peristiwa ini mendominasi sorotan media internasional sepanjang akhir pekan, mencerminkan dinamika geopolitik yang saling terkait.

Dalam sesi terbuka KTT BRICS di India, Minggu (13/9), Prabowo terlihat berdiri sejajar dengan Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin saat foto bersama. Prabowo mengenakan setelan krem dengan peci hitam, berdiri di sebelah kanan Presiden Mesir Abdul Fattah El-Sisi. Di sebelah El-Sisi tampak Putin dengan setelan jas gelap, sementara tuan rumah sekaligus Presidensi BRICS tahun ini, Perdana Menteri India Narendra Modi, mengenakan pakaian tradisional India.

Sementara itu, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Iran berusaha memengaruhi pemilu sela Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung November mendatang. Pernyataan ini disampaikan Trump saat membahas kemungkinan berakhirnya perang AS vs Iran setelah pemilu. Trump menegaskan bahwa Teheran tidak akan mampu bertahan lebih lama lagi menghadapi tekanan ekonomi yang dijatuhkan AS.

Di sisi lain, puluhan dokumen pengarahan presiden yang dibuka untuk umum pada peringatan 25 tahun serangan 11 September 2001 mengungkapkan detail intelijen yang dikumpulkan pemerintah mengenai Osama bin Laden dan Al Qaeda. Dokumen yang dilansir Al Jazeera tersebut menggambarkan upaya analis keamanan dalam melacak pergerakan dan sistem pendukung bin Laden, serta kekhawatiran mengenai potensi ancaman terhadap target-target AS.

Kemunculan Prabowo di barisan depan BRICS menandakan penguatan posisi Indonesia dalam blok ekonomi non-Barat, sementara tuduhan Trump terhadap Iran mencerminkan ketegangan geopolitik yang masih berlanjut. Publikasi dokumen 9/11 di sisi lain menjadi pengingat akan kompleksitas intelijen dan keamanan global yang terus bergulir, menghubungkan masa lalu dengan dinamika kekuasaan saat ini.

Meow! Tanya Nesi!
😸