Granit Xhaka Bongkar Alasan Tolak Chelsea: Proyek Sunderland Belum Selesai
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Granit Xhaka secara terbuka mengungkapkan alasan di balik keputusannya menolak tawaran menggiurkan dari Chelsea pada bursa transfer musim panas 2026. Gelandang asal Swiss itu memilih bertahan di Sunderland karena merasa masih memiliki misi besar yang belum tuntas bersama klub yang ia bela sejak musim panas 2025.
Mantan kapten Arsenal itu mengakui bahwa ketertarikan The Blues merupakan sebuah kehormatan besar, apalagi datang dari Xabi Alonso, pelatih yang pernah bekerja sama dengannya. Namun, loyalitas dan komitmen jangka panjangnya kepada Sunderland jauh lebih kuat daripada godaan reuni tersebut.
Komitmen Sejak Hari Pertama
Xhaka menegaskan bahwa sejak menandatangani kontrak, ia sudah memiliki visi jelas bersama klub. "Musim lalu, ketika saya menandatangani kontrak di sini, ada rencana di balik layar, dan rencananya adalah untuk tetap pada proyek ini, untuk percaya pada proyek ini dan untuk bekerja demi proyek ini. Dan saya selalu mengatakan pada diri sendiri dan kepada orang-orang di sekitar saya, saya tidak datang ke sini hanya untuk satu musim," kata Xhaka dikutip dari Sportkeeda.
"Tentu saja, ini adalah suatu kehormatan besar bagi saya bahwa Xabi Alonso, yang pernah bekerja sama dengan saya, menginginkan saya lagi," tambahnya.
Hubungan dengan Alonso Bukan Alasan Pergi
Menariknya, Xhaka menegaskan bahwa komunikasinya dengan mantan pelatihnya bukanlah sinyal kepergian. "Merupakan suatu kehormatan besar bahwa klub sepak bola seperti Chelsea menginginkan pemain yang hampir berusia 34 tahun. Tetapi saya masih berhubungan dengan semua pelatih saya. Bukan berarti jika Anda berhubungan dengan pelatih, ada sesuatu di baliknya. Memang ada sesuatu di baliknya, tentu saja, tetapi komitmen saya kepada klub itu murni dan jujur," ucapnya.
Target Besar: Sepak Bola Eropa
Pembicaraan dengan pemilik Sunderland menjadi penegas keputusan Xhaka. Ia merasa proyek klub belum selesai dan justru memasuki fase paling menarik. "Ketika saya berbicara dengan pemilik Sunderland, saya mengatakan kepadanya sejak awal, saya tidak merasa proyek ini sudah selesai, dan itulah motivasi saya, itulah mengapa mereka menempatkan saya di sini, dan itulah mengapa saya masih di sini untuk melangkah ke tahap selanjutnya," ujar Xhaka.
Sang gelandang veteran bahkan memasang target ambisius. "Saya ingin menikmati sepak bola Eropa bersama klub ini, bersama para penggemar, dan semoga kita bisa mendapatkan lebih banyak lagi setelah musim ini," tutupnya penuh semangat.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Judoka Muda Sashenka Persembahkan Medali Perunggu Historis bagi Indonesia di YOG Dakar

Sassuolo Terjun Bebas: Jay Idzes dkk Terancam Masuk Zona Degradasi usai Raih 1 Poin dari 6 Laga

Klasik PSMS vs Persija Pembuka: Duel Bersejarah Kembali di League Cup 2026/2027
