Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Arab Saudi Temukan Cadangan Uranium 110 Juta Ton di Madinah

DuniaSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Internasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Arab Saudi Temukan Cadangan Uranium 110 Juta Ton di Madinah
BAGIKAN:

Arab Saudi mengumumkan penemuan cadangan bijih uranium sebesar 110 juta ton di wilayah Madinah, menandakan langkah strategis dalam pengembangan program energi nuklir dan industri tambang nasional. Pengumuman disampaikan Menteri Energi Abdulaziz bin Salman Al Saud pada Sidang Umum Badan Energi Atom Internasional (IAEA) ke-70 di Wina, Austria, Senin (14/9).

Berdasarkan eksplorasi geologi di proyek Jabal Sayid, cadangan tersebut mengandung konsentrasi uranium yang dinilai "menjanjikan" serta mineral berat dan unsur tanah jarang lainnya. Temuan ini sejalan dengan visi Kerajaan untuk mengubah kekayaan sumber daya alam menjadi nilai ekonomi dan industri berkelanjutan, sebagaimana diungkapkan Abdulaziz dalam pidatonya.

Potensi Mineral Multikomoditas

Selain uranium, menteri tersebut menyoroti kekayaan mineral lain yang dimiliki Arab Saudi, mencakup emas, fosfor, seng, bauksit, magnesium, tanah jarang, hingga nikel. Pengelolaan terpadu komoditas-komoditas ini diharapkan mendukung diversifikasi ekonomi di luar sektor minyak melalui inisiatif Visi2030.

Komitmen Transparansi Nuklir

Abdulaziz menegaskan bahwa program energi nuklir nasional berjalan sesuai rencana dan Kerajaan berkomitmen pada transparansi penuh dalam setiap tahap pengembangannya. Integrasi energi nuklir ke dalam bauran energi nasional dinilai krusial untuk keamanan energi jangka panjang serta target net-zero emisi karbon.

Sidang Umum IAEA ke-70 berlangsung hingga 18 September 2026, menjadi forum diplomasi nuklir global yang dihadiri negara-negara anggota untuk membahas keamanan, keamanan nuklir, dan aplikasi nuklir untuk damai.

Meow! Tanya Nesi!
😸