Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Trailer 'Kuasa Gelap: Perjanjian Darah' Rilis, Rephaim Jadi Ancaman Baru Bagi Para Imam Eksorsis

SelebritiRio DewantaraRio DewantaraSumber: KapanLagi
Rio Dewantara
Rio Dewantara
Kritikus Film

Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Trailer 'Kuasa Gelap: Perjanjian Darah' Rilis, Rephaim Jadi Ancaman Baru Bagi Para Imam Eksorsis
BAGIKAN:

Produksi horor eksorsisme KUASA GELAP: Perjanjian Darah resmi menggelar trailer terbaru yang untuk pertama kalinya memperkenalkan sosok Rephaim—entitas kuno yang bermitra dengan Malaikat Jatuh untuk menggaet pengikut manusia dengan imbalan nyawa. Film sekuel produksi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment ini kembali menghadirkan Lukman Sardi dan Jerome Kurnia sebagai Romo Rendra dan Romo Thomas, dua imam yang harus berhadapan dengan teror kepemilikan iblis purba yang merasuki Daniel (Venly Arauna).

Produser Robert Ronny mengaku mendesain wujud Rephaim terinspirasi dari sosok sekaligus sahabat dekatnya, sutradara Monty Tiwa. Di balik kegelapan visual, Robert ingin menyisipkan pesan spiritual soal kesetiaan Tuhan yang tak tergoyahkan. "Fallen Angels selalu mencoba mempengaruhi manusia untuk membuat perjanjian darah dengan imbalan jiwa mereka. Yang ingin kami angkat: meskipun manusia telah berdosa dan meninggalkan Tuhan, Tuhan selalu setia," ujarnya.

Skala Cerita Meluas, Bukan Lagi Soal Satu Keluarga

Sutradara Rizal Mantovani menegaskan skala ancaman kali ini melonjak drastis. "Di sekuelnya, skala ceritanya jauh lebih besar. Film ini tidak hanya berpusat pada satu keluarga, namun juga berdampak pada seluruh wilayah. Taruhannya bukan satu nyawa, tapi banyak," tuturnya. Produser eksekutif Andi Boediman menambah, keunikan film ini ada pada keberanian mengangkat konsekuensi pilihan masa lalu yang harus dibayar generasi berikutnya.

Kesiapan Rohani Jadi Kunci Imam Eksorsis

Lukman Sardi, yang memerankan Romo Rendra, berbagi soal persiapan batin sebelum beraksi mengeksorkan. Menurutnya, kesucian hidup dan keterbukaan jiwa imam adalah sarana vital agar tindakan eksorsisme efektif, di samping kuasa yang bersumber dari Kristus. "Seorang imam eksorsis dituntut mempersiapkan diri secara rohani melalui Sakramen Rekonsiliasi. Keterbukaan dan kebersihan jiwa menjadi sarana yang baik," jelasnya.

Film yang juga dibintangi Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal ini tercatat sebagai film Indonesia kelima yang tayang dalam format IMAX, serta hadir di layar Magnify 8 Cinepolis dengan sensasi getaran kursi yang disinkronkan dengan audio film. Siap ngerasain getaran ketakutan di bioskop?

Meow! Tanya Nesi!
😸