CTARSA Foundation dan Kodam XXII Perkuat Penanggulangan Karhutla Kalteng

Ekonomi & Pasar
Dian KusumaDian Kusuma
Sumber: CNBC Indonesia
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

CTARSA Foundation dan Kodam XXII Perkuat Penanggulangan Karhutla Kalteng
BAGIKAN:

CTARSA Foundation bersama Kodam XXII Tambun Bungai Kalimantan Tengah membagikan 8.000 masker dan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi Satgas Karhutla di Pos Tabat Kalsa, Palangka Raya, Jumat (11/9/2026). Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya penanggulangan karhutla yang terus berlangsung di wilayah tersebut.

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan gambut Kalimantan Tengah menjadi tantangan besar bagi petugas pemadam. Medan yang sulit dan kepungan asap membuat ratusan personel TNI harus bekerja ekstra keras secara bergantian selama 24 jam. Kondisi ini mendorong CTARSA Foundation untuk turun langsung memberikan bantuan, tidak hanya berupa perlengkapan, tetapi juga layanan kesehatan bagi para relawan dan petugas di garis depan.

Dukungan Logistik dan Kesehatan untuk Satgas

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di Pos Tabat Kalsa, yang berlokasi di kawasan Masjid Al Qadar, Kelurahan Sebaru, Kecamatan Sebangau, Palangka Raya, menjadi wujud kepedulian terhadap para petugas yang bekerja di tengah paparan asap dan cuaca panas. Sebanyak 8.000 lembar masker diserahkan untuk melindungi anggota Satgas selama bertugas di lapangan.

Kapendam Kodam XXII Tambun Bungai Kalimantan Tengah, Dodo Sahata, mengapresiasi dukungan dari CTARSA Foundation. Menurutnya, posko Satgas Karhutla ini menjadi bagian penting dalam mendukung operasional petugas. "Posko dilengkapi dapur umum, tenda istirahat, dan masjid untuk menjaga kebutuhan logistik selama petugas menjalankan tugas," ujarnya, Sabtu (12/9/2026).

Insight Bisnis: Kolaborasi Swasta dan Militer

Langkah CTARSA Foundation ini menunjukkan bahwa CSR yang tepat sasaran dapat memberikan dampak signifikan dalam penanggulangan bencana. Head of Corporate Communication CTARSA Foundation, Andra Lesmana, yang turun langsung ke lokasi, menyaksikan betapa sulitnya memadamkan api di lahan gambut. "Meski sudah disiram air, bara api di dalam tanah sulit tersentuh, sehingga api bisa berkobar lagi saat kering dan berangin," jelasnya.

Dari Posko Tabat Kalsa, semangat gotong royong terus menjadi kekuatan. CTARSA Foundation mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama menanggulangi karhutla, baik melalui penyediaan perlengkapan keselamatan maupun dukungan lainnya, agar Kalimantan sebagai paru-paru dunia dapat pulih kembali.

Meow! Tanya Nesi!
😸