Penggunaan Desil untuk Bansos Potensial Hemat Rp 14,4–17,9 Triliun

Ekonomi & Pasar
Hendra GunawanHendra Gunawan
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Penggunaan Desil untuk Bansos Potensial Hemat Rp 14,4–17,9 Triliun
BAGIKAN:

Pemerintah dapat menghemat antara Rp 14,4 triliun hingga Rp 17,9 triliun pada anggaran subsidi bantuan sosial tahun 2025 dengan memanfaatkan desil untuk menargetkan penerima bantuan, menurut Tenaga Ahli Kementerian Sosial Andy Kurniawan. Data yang diakses melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) mengungkap bahwa 45% alokasi tidak tepat sasaran, sementara 55% sisanya tepat.

Bagaimana Desil Memperbaiki Penargetan

Desil, sebagai pembagian populasi ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan tingkat kemiskinan, memungkinkan pemerintah mengidentifikasi kelompok paling rentan secara lebih akurat. Dengan data desil yang terintegrasi, proses seleksi menjadi lebih transparan dan mengurangi risiko alokasi yang tidak efisien.

Implikasi Finansial bagi Anggaran Negara

Anggaran subsidi bantuan sosial Kementerian Sosial diproyeksikan mencapai Rp 78 triliun pada 2025. Mengoptimalkan penargetan dapat menurunkan beban fiskal secara signifikan, memberi ruang bagi pemerintah untuk mengalokasikan dana ke sektor produktif lainnya, seperti infrastruktur dan inovasi industri.

Langkah Selanjutnya

Andy menekankan pentingnya kualitas data: "Jika data tidak kuat, target yang dipilih tidak akan akurat." Pemerintah diperkirakan akan memperkuat mekanisme subsidi sosial melalui integrasi lintas‑instansi dan peningkatan kapasitas analitik.

Pertanyaan Terkait

Q: Berapa besar potensi penghematan yang dapat dicapai?
A: Penghematan diperkirakan berada di kisaran Rp 14,4–17,9 triliun, tergantung pada efektivitas penyesuaian target.

Q: Apa tantangan utama dalam penerapan desil?
A: Tantangan utama adalah memastikan data yang akurat dan terupdate, serta kemampuan pemerintah dalam mengolahnya secara cepat.

Meow! Tanya Nesi!
😸